Cara Menghilangkan Virus Kucing Di Rumah Paling Efektif

Cara Menghilangkan Virus Kucing Di Rumah

Menghilangkan virus kucing dirumah bukanlah perkara yang mudah. Layaknya manusia, Kucing juga dapat terkena virus. Kucing yang terkena virus biasanya mengalami gejala -gejala seperti kelelahan, mata berair, diare, muntah dan sebagainya. Ketika kucing mengalami gejala seperti diatas, ada kemungkinan Kucing tersebut terinfeksi virus. Berikut penjelasan singkat mengenai penyebab serta cara menghilangkan virus kucing di rumah:

Penyebab Penularan Virus pada Kucing

Sebagai pecinta hewan, ada baiknya mengetahui beberapa penyebab virus yang biasanya menyerang. Berikut ini beberapa cara penularan virus pada kucing:

Read More
  • Penularan melalui air liur, luka gigitan dan darah.
  • Penggunaan kotak makanan bersama dengan kucing yang mengidap virus.
  • Penularan melalui kotoran dan cairan yang keluar dari tubuh lainnya.
  • Penularan akibat keturunan.

Cara Menghilangkan Virus Kucing di Rumah

Menghilangkan virus kucing dirumah harus melakukan beberapa tahapan. Berikut ini cara untuk virus pada kucing:

Baca Juga : 5 Rekomendasi Pengganti Susu Untuk Bayi Kucing dan Cara Memilihnya

1. Pisahkan Kucing

Saat mengetahui salah satu kucing peliharaan terjangkit virus, segera pisahkan dengan kucing yang lainnya. Hal ini bertujuan agar tidak menular ke kucing yang masih sehat. Pindahkan kucing yang terkena virus ke tempat isolasi yang bersih serta nyaman. Pastikan pula tidak ada kucing lainnya yang masuk atau mengganggu.

2. Bersihkan Kandang

Kandang yang kotor dan lembab dapat menyebabkan virus menyebar dengan sangat cepat. Membersihkan kandang termasuk cara menghilangkan virus kucing di rumah. Kebersihan kandang juga meliputi tempat makan, tempat air serta tempat buang air besar. Lakukan pula sterilisasi secara rutin guna mencegah penyebaran virus.

3. Berikan Obat-Obatan

Saat kucing mengalami gejala terkena virus, segera cari tahu jenis virus yang diderita. Untuk mengetahuinya bisa dengan melakukan konsultasi dengan dokter hewan. Berikan obat sesuai dengan saran dan resep dari dokter hewan. Pastikan obat yang diberikan sesuai dengan dosis yang tepat.

4. Biarkan Kucing Beristirahat

Kucing yang terkena virus biasanya akan mudah kelelahan dan tidak seaktif biasanya. Berikanlah waktu istirahat lebih banyak dari kucing yang dalam keadaan sehat. Jangan sering-sering diajak bermain atau kegiatan yang melelahkan. Biarkan dia beristirahat di tempat yang sudah disterilisasi. Jika perlu sesekali bawa ke luar ruangan saat pagi hari supaya terpapar sinar matahari serta dapat menghirup udara segar. Dengan begitu kucing dapat segera kembali pulih dari virus yang diderita.

Baca Juga : Gejala Dan Cara Menghilangkan Scabies Pada Kucing

5. Lakukan Vaksinasi

Segera lakukan vaksinasi terhadap kucing yang masih sehat agar terhindar dari penularan virus. Vaksin dosis pertama dapat diberikan ketika kucing berusia 12 sampai 16 minggu. Sebelum memberikan vaksin kepada kucing, sebaiknya lakukan konsultasi kepada dokter hewan mengenai riwayat kesehatan kucing dan juga jenis vaksin yang cocok diberikan.

6. Berikan Nutrisi dan Vitamin

Pada umumnya, kucing yang terkena virus akan mengalami penurunan nafsu makan. Apabila dibiarkan, kucing akan semakin lemas dan daya tubuhnya melemah. Guna merangsang nafsu makan pada kucing, berikanlah vitamin dan nutrisi. Berikan nutrisi serta vitamin tersebut ketika hendak memberikan makanan.

Memiliki hewan peliharaan khususnya kucing memang butuh kesabaran ekstra, terlebih ketika mengalami sakit. Bila gejala sakit pada kucing terus berlanjut, segeralah bawa ke dokter agar mendapat penangan secara khusus.  Selain kebersihan dari hewan peliharaan, kebersihan dari pemilik juga harus tetap dijaga supaya penularan virus tidak menyebar dengan cepat.  Perhatikan pula perawatan kucing agar tidak terkena virus kembali.

 

Related posts