5 Mata Pelajaran Madrasah Diniyah yang Wajib Diketahui

Mata Pelajaran Madrasah Diniyah

Mata pelajaran madin atau madrasah diniyah biasanya jarang ditemui di sekolah-sekolah yang berbasis umum. Sehingga anak harus mendapat pelajaran agamanya di luar lembaga sekolah seperti di TPQ ataupun di TPA. Namun, berbeda dengan sekolah yang berbasis pesantren yang cenderung memasukkan mata pelajaran madrasah diniyah dalam sekolah. Inilah beberapa mata pelajaran madrasah diniyah:

1. Bahasa

Bahasa merupakan salah satu mata pelajaran madrasah diniyah. Pelajaran ini memang mata pelajaran vital yang mesti ada di setiap madrasah diniyah. Biasanya tidak hanya bahasa Arab, para santri juga diajarkan mengenai bahasa Inggris. Dalam mempelajari Bahasa Arab ditunjang juga dengan pelajaran lain seperti Nahwu, Shorof, Mantiq dan Balaghah.

Bacaan Lainnya

Nahwu dipelajari untuk menunjang kemampuan menulis Arab dan pemberian harakat. Para ulama terdahulu mengatakan bahwa Nahwu adalah bapaknya Bahasa Arab, sedangkan Shorof adalah ibunya. Sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan dan harus dipelajari secara beriringan.

Baca Juga : Cara Menghitung Pecahan Biasa dengan Mudah

Ketika belajar mengenai ilmu Shorof, biasanya para santri akan disuruh hafalan mengenai bentuk-bentuk kata kerja ketika subjeknya berubah. Selain itu juga ketika kata dasarnya berubah fungsi dan makna. Selain kedua keilmuan itu, dalam bahasa perlu juga mempelajari ilmu balaghah. Kemudian ada pula ilmu mantiq atau juga dikenal dengan ilmu logika.

2. Akidah

Mata pelajaran akidah ini mencakup seperti dasar-dasar keyakinan akan agama. Biasanya mempelajari tentang hujjah Islam seperti Al Qur’an dan Hadist. Dalam mempelajari Alquran biasanya diterangkan mengenai sebab-sebab turunnya sebuah surat dan penjelasan mengenai terjemahan. Jika membahas tentang Hadist biasanya pelajarannya mengenai hadist-hadits nabi yang memuat tentang hal-hal baik dan tuntunan hidup seperti Rasulullah.

3. Syariah

Dalam madrasah diniyah juga diajarkan mengenai Syariah yakni tata cara beribadah. Seperti tuntunan sholat, wudhu, tayamum dan mandi besar juga praktik-praktik ibadah lainnya. Biasanya dalam pelajaran Syariah atau fiqih bab awalnya adalah masalah bersuci atau thaharah. Bersuci ini membahas mengenai air-air yang suci.

Para santri juga akan dikenalkan tentang macam-macam najis dan cara menyucikannya. Selain itu dalam hal bersuci umumnya menggunakan air. Ternyata air juga banyak macamnya yang bisa digunakan untuk bersuci, yakni sebanyak tujuh macam.

Dalam ilmu fiqih atau Syariah akan dikupas tuntas mengenai bagaimana beribadah kepada tuhan dan cara bersosialisasi dengan manusia. Sehingga dalam ilmu fiqih ada fiqih ibadah dan fiqih muamalah.

4. Kitab Kuning

Madrasah diniyah memang terkadang identik dengan kitab kuning. Namun, apa sebenarnya kitab kuning itu? Kitab kuning adalah sebuah buku atau karya ulama terdahulu berbahasa Arab tanpa titik dan harakat. Dikatakan kitab kuning lantaran ditulis di atas kertas berwarna kuning. Dalam mempelajari kitab kuning biasanya para santri akan mendengarkan gurunya membacakan cara membacanya dan mengartikannya.

Baca Juga : 5 Mata Kuliah Fashion Design yang Sangat Seru

Namun, proses penerjemahan ini tidak hanya diartikan begitu saja tetapi juga tidak lupa diikutkan kaidah nahwunya. Pelajaran kitab kuning ini akan berkaitan erat dengan pelajaran nahwu shorof. Memang tujuan belajar bahasa Arab yakni supaya bisa membaca kitab kuning yang tanpa titik dan harakat.

5. Akhlak

Dalam madrasah diniya biasanya patokan belajar akhlak yakni kitab akhlaqul banat dan washoya untuk tingkat dasar. Akhlaqul Banat artinya yakni akhlaknya anak-anak. Kitab itu mengajarkan mengenai bagaimana seharusnya seorang anak itu bersikap. Sedangkan Washoya ini mempelajari mengenai akhlaknya seorang anak kepada orang tua.

Ketika anak-anak sejak dini sudah diberi pelajaran mengenai akhlak maka budi pekertinya bisa menjadi baik. Satu lagi, terdapat kitab ta’lim muta’alim yang mempelajari tentang adabnya mencari ilmu dan memuliakan guru. Kitab ini juga sudah bukan asing lagi dalam madrasah diniyah.

Itulah beberapa mata pelajaran madrasah diniyah yang dirangkum menjadi lima elemen yakni bahasa, aqidah, syariah, kitab kuning dan akhlak. Mungkin tampak banyak, tapi dalam madrasah diniyah semua pelajaran itu diajarkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan para santri.

Pos terkait