3 Cara Menghitung Diameter Lingkaran yang Benar

Cara Menghitung Diameter Lingkaran

Lingkaran merupakan bangun datar yang sering dijumpai dalam pelajaran matematika. Bangun datar ini tidak memiliki sudut, namun memiliki beberapa bagian penting seperti diameter. Ada beberapa cara menghitung diameter lingkaran, namun sebelumnya pahami terlebih dahulu beberapa unsur yang terdapat pada lingkaran berikut:

Unsur dalam Lingkaran

Pada lingkaran terdapat beberapa unsur penting yang harus diketahui terlebih dahulu. Dengan mengetahui unsur tersebut, maka diameter lingkaran dapat diketahui dengan mudah. Berikut ini beberapa unsur yang terdapat di dalam lingkaran:

Read More

1. Titik Pusat

Unsur pertama yang terdapat dalam bangun lingkaran adalah titik pusat. Titik ini ada di posisi tengah, sehingga jaraknya sama antara titik pusat ke titik lain. Dalam matematika, titik pusat memiliki simbol huruf kapital seperti A, P dan lainnya.

Baca Juga : Inilah Materi Tes SBMPN Politeknik 2022

2. Jari-jari Lingkaran

Jari-jari adalah jarak yang terdapat pada titik pusat ke titik lain yang ada di lingkaran. Seperti yang sudah diketahui, bahwa jarak kedua titik ini memiliki nilai yang sama. Sehingga ukuran jari-jari selalu sama.

3. Diameter

Unsur lain yang ada pada lingkaran adalah diameter. Di mana unsur ini berupa garis penghubung dua titik di keliling lingkaran. Garis diameter akan selalu melewati titik pusat lingkaran. Di samping itu, diameter dapat diketahui melalui ukuran jari-jari.

4. Busur

Unsur busur lingkaran dengan bentuk garis lengkung. Dalam bangun datar lingkaran, ada dua jenis busur. Yaitu busur besar dan busur kecil. Panjang kedua busur ini berbeda, tergantung keliling lingkarannya.

5. Keliling Lingkaran

Unsur berikutnya yaitu keliling lingkaran. Keliling lingkaran merupakan busur terpanjang yang terdapat pada lingkaran. Untuk dapat menghitung keliling lingkaran maka diperlukan unsur jari-jari atau diameter dan konstanta phi.

Baca Juga : 6 Mata Kuliah Manajemen Undip yang Penting

Cara Menghitung Diameter Lingkaran

Untuk menghitung jarak diameter lingkaran dapat dilakukan dengan beberapa cara. Perhitungan tersebut tergantung dari unsur apa yang diketahui. Maka dari itu pastikan untuk paham terkait unsur lingkaran yang dijelaskan sebelumnya. Berikut ini cara menghitung diameter lingkaran yang bisa dilakukan:

1. Gunakan Unsur Keliling Lingkaran

Cara menghitung diameter lingkaran dapat dilakukan dengan mengetahui nilai keliling lingkaran tersebut. Dalam perhitungan ini, maka diperlukan unsur lainnya yaitu konstanta phi. Nilai konstanta phi adalah 22/7 atau 3,14. Sedangkan cara menghitung diameter lingkaran menggunakan rumus d = k / π atau diameter yaitu nilai keliling dibagi nilai phi.

Contoh soal, misalnya diketahui nilai keliling lingkaran sebesar 24 cm. Maka diameter lingkaran adalah 24 cm dibagi 3,14 yaitu 7.64 cm.

2. Gunakan Unsur Jari-jari

Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghitung diameter lingkaran adalah dengan mengetahui jari-jari lingkaran tersebut.Rumus kedua yang digunakan untuk menghitung diameter pada lingkaran adalah d = 2 x r atau diameter adalah 2 kali jari-jari

Contoh soal, misalnya diketahui jari-jari lingkaran adalah 12 cm. Maka diameter lingkaran tersebut adalah 12 cm dikalikan 2 yaitu 24 cm.

3. Gunakan Luas Lingkaran

Rumus menghitung diameter lingkaran juga dapat dihitung jika diketahui nilai luas lingkarannya. Caranya yaitu dengan mengetahui nilai jari-jari lingkaran terlebih dahulu. Selanjutnya diameter dapat dihitung dengan cara jari-jari dikali 2. Rumus perhitungannya adalah r2 = L / π.

Baca Juga : Pelajari Materi SIMAK UI Soshum yang Sering Muncul Ini

Contoh soal, misalnya luas lingkaran sebesar 113,04 cm. Maka jari-jari adalah akar dari 113,04 dibagi 3,14 yaitu 6 cm. Sedangkan diameter lingkaran adalah 6 cm dikali 2 yaitu 12 cm.

Itulah cara menghitung diameter lingkaran beserta contoh soal. Sebelum menghitung diameter lingkaran, maka pastikan sudah paham mengenai unsur-unsur yang ada dalam lingkaran. Sehingga dapat diperoleh diameter lingkaran yang tepat.

 

Related posts