5 Penyebab Hardisk Tidak Terbaca di Bios

Salah satu permasalahan yang terbilang cukup serius yang dapat dialami oleh laptop adalah hardisk tidak terbaca di bios. Layar akan me-restart dengan sendirinya secara terus menerus dan mengalami tampilan berwarna gelap (black screen). Hal ini, tentunya membuat pengguna tidak dapat masuk ke sistem operasi saat laptop telah dihidupkan.

Bagi pemilik laptop yang mempunyai problem hardisk tidak terbaca pada bios, jangan risau apalagi sampai panik. Apabila masalah ini tidak terlalu parah, mungkin saja pengguna bisa menyiasatinya tanpa harus membawa ke service laptop. Ingin tahu mengapa hardisk tidak terbaca di bios pada laptop serta solusinya? Simak ulasan di bawah ini.

Read More

1. Pin pada Hardisk Kotor

Faktor pertama yang menyebabkan tidak dapat terdeteksinya hardisk adalah kotornya pin yang mengakibatkan sistem operasi sukar membaca hardisk tersebut. Pin ini sangat vital fungsinya karena menginterpretasi apa saja yang terdapat pada device penyimpanan. Cara membersihkannya melalui obeng, kuas, dan alat penghapus.

Baca Juga : Efektif ! 6 Cara Mengatasi RAM Penuh pada Laptop

Pengguna bisa membuka hardisk lewat alat dan bahan yang disebutkan tadi. Jika semua sudah tersedia, langsung saja lepaskan baut dengan obeng yang terdapat pada hardisk. Bersihkanlah pin dengan alat hapus secara lembut, lalu gunakan kuas untuk menghilangkan bekas penghapus. Kembalikanlah seperti awal dan lakukanlah uji pada hardisk tersebut.

2. Kerusakan Eksternal Hardisk

Faktor kedua yang dapat membuat hardisk tidak terbaca di bios yaitu rusaknya eksternal hardisk (piringan). Hal ini dapat berimbas pada disk yang tidak dapat dibaca oleh sistem laptop. Pengguna harus benar-benar memperhatikan setiap eksternal supaya hal ini tidak terjadi. Dengan mengetahui ciri kerusakan, data dapat dicadangkan/dipindahkan ke penyimpanan lainnya.

Tidak ada cara dalam memperbaiki hardisk yang sudah gagal berfungsi, pengguna terpaksa harus mengganti disk baru. Seperti Seagate SATA yang memberikan kenyamanan penyimpanan. Pemilik juga dapat menggunakan SSD agar kerusakan bisa diketahui pada disk atau SSDnya. Kalau masih belum terbaca gunakan laptop lain, untuk melihat kesalahan pada disk atau laptop.

3. Kesalahan Instalasi Hardisk

Faktor ketiga yang menyebabkan hardisk tidak terbaca di bios adalah salahnya pemasangan konektor power supply dan motherboard. Hal ini berdampak pada pin yang tidak masuk dengan benar, akhirnya disk tidak dapat dibaca oleh sistem. Dapat disiasati dengan menukar kabel disk ke PC atau melepas casing disk.

Baca Juga : 5 Cara Memperbaiki Keyboard Laptop yang Rusak Bagi Pemula

Selain itu, bisa juga memperbaiki kabel IDE, dimana sebagai konektor hardware CPU dan internal hardisk. Apabila kabel ini belum terpasang dengan benar, memungkinkan disk tidak mau terbaca. Alangkah baiknya sebelum laptop dihidupkan pengguna bisa memeriksa apakah kabel sudah terinstal atau belum. Diperlukan ketelitian agar pemasangan berjalan dengan benar dan tepat.

4. Belum Update Bios

Faktor keempat yang menyebabkan tidak terdeteksinya hardisk yaitu belum diperbarui sistem bios baru. Pemilik terkadang lupa atau tidak perhatian dengan notifikasi pembaruan sistem atau aplikasi pada laptop. Beberapa kasus keterbaruan versi sangat berpengaruh pada terbacanya hardware. Untuk itu pengguna dapat meng-updatenya agar hardisk bisa dibaca pada sistem.

5. Malware pada Hardisk

Faktor terakhir yaitu adanya virus atau malware yang menyebabkan disk tidak terbaca pada sistem. Selain itu, virus juga bisa membuat semua data di dalam penyimpanan menjadi hilang. Untuk itu pengguna wajib memiliki anti virus dalam laptop yang bisa menghapus dan memeriksa file mana yang telah terinfeksi. Dengan begitu, semua folder tersimpan akan bisa dilihat.

Baca Juga : Ketahui Cara Memutar Lagu di Zoom Meeting dan Langkah-Langkahnya

Sekian uraian singkat mengenai penyebab hardisk tidak terbaca di bios, semoga bermanfaat bagi pembaca. Pahamilah dengan cermat dan benar agar tidak ada yang terlewati.

Related posts