Analisis Peluang Usaha Jamur Tiram Yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Bisnisnya

Peluang Usaha Jamur Tiram

Jamur tiram biasanya dibudidayakan melalui media tanam berupa baglog atau plastik yang telah diisi dengan serbuk gergaji. Hingga saat ini, jamur tiram masih banyak peminatnya, sehingga cocok dijadikan sebagai bisnis. Namun, sebelum memulai bisnis jamur tiram ini, ketahui dahulu analisis peluang usaha jamur tiram berikut ini:

1.  Modal Terjangkau

Analisis peluang jamur tiram yang pertama terletak pada modalnya yang cukup terjangkau, sehingga untuk memulainya tidak perlu budget yang banyak. Hal ini karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk budidaya juga sedikit. Pelaku usaha hanya perlu menyediakan uang untuk sewa lahan, rak untuk tempat baglog dan untuk biaya operasional.

Read More

Untuk lahan yang dibutuhkan bagi pemula, tidak harus lahan yang luas, karena jamur ditempatkan di rak yang bertingkat. Dengan demikian, dalam lahan yang kecil pun jamur dapat ditanam dan dipanen dengan jumlah yang banyak. Biasanya dengan modal kurang dari 2 juta saja, sudah dapat memulai bisnis jamur tiram.

Baca Juga : Analisis Peluang Usaha Bisnis Hampers dan Kelemahannya yang Harus Diwaspadai

2.  Pangsa Pasar Besar

Jamur tiram mengandung banyak nutrisi yang sangat berguna bagi tubuh jika dikonsumsi. Dengan alasan inilah mengapa jamur tiram memiliki banyak peminat yang bahkan semakin lama peminatnya semakin bertambah banyak. Sehingga pangsa pasarnya yang dapat dijangkau oleh pelaku bisnis ini menjadi lebih besar dan luas.

Pemasaran jamur tiram dapat dijual langsung kepada pembeli maupun disetorkan di toko penyuplai sayuran. Selain itu, dapat disalurkan ke beberapa jenis usaha lain seperti restoran dan usaha katering. Dengan banyaknya pangsa pasar, tentu kemungkinan terdapat kerugian dalam usaha dapat diminimalisir.

3.  Sesuai Iklim Indonesia

Budidaya jamur tiram sesuai dengan iklim tropis di Indonesia, bahkan dalam musim panas maupun penghujan jamur ini tetap dapat tumbuh. Hal ini membuat usaha bisnis jamur tiram dapat berlangsung dengan baik sepanjang tahun. Hanya saja perlu perawatan yang intensif supaya jamur tiram bisa tumbuh dengan baik dan tidak gagal panen.

Jenis jamur ini juga dapat ditanam di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tidak seperti budidaya tanaman lain yang hanya dapat tumbuh di wilayah khusus. Sehingga, bisnis ini cocok dijalankan bagi siapapun, baik yang tinggal di pegunungan maupun tidak.

Baca Juga : 7 Cara Memaksimalkan Peluang Usaha Jilbab Modal Kecil Untuk Jualan Online

4.  Proses Budidaya Yang Mudah

Proses budidaya jamur tiram dapat dikatakan cukup mudah, seperti dibudidayakan di ruangan yang suhunya relatif stabil. Agar jamur dapat tumbuh besar, pastikan ruangan tempat budidaya selalu lembab. Setiap rak diisi dengan baglog sebanyak 70-80, supaya jamur memiliki jarak yang tidak terlalu sempit dan pertumbuhannya menjadi sempurna.

Jangan lupa untuk disiram secara rutin dan bersihkan rak secara berkala untuk menjaga higienitas jamur sehingga memiliki kualitas yang baik. Jamur tiram umumnya dapat dipanen sekitar 80 hari sejak masa penanaman.

5.  Keuntungan Banyak

Melihat peminat yang cukup banyak dari berbagai wilayah, tentu dapat membuat pelaku bisnis ini dapat memperoleh omset hingga jutaan rupiah. Tingginya permintaan pasar terhadap kebutuhan jamur inilah yang dapat memaksimalkan keuntungan.

Dengan keuntungan tinggi yang diperoleh, memungkinkan pelaku bisnis jamur tiram untuk memperbesar usahanya. Sehingga, otomatis keuntungan yang akan didapatkan dari usaha bisnis ini juga akan semakin besar dan maksimal.

Baca Juga : Ketahuilah Aneka Peluang Usaha Home Industri yang Menjanjikan

Demikianlah analisis peluang usaha jamur tiram yang dapat menjadi referensi bagi yang berminat untuk memulai usaha bisnis tiram. Untuk memulai bisnis ini tidaklah sulit, baik dalam segi modal yang dibutuhkan maupun proses budidayanya. Jadi, tidak perlu ragu untuk mencoba mulai menjalankan bisnis yang satu ini.

Related posts