5 Cara Membedakan Kampas Rem Asli Dengan yang Palsu

Cara Membedakan Kampas Rem Asli Dengan yang Palsu

Kampas rem berguna untuk menekan bagian cakram agar gaya geseknya mampu memperlambat putaran roda. Rem berperan penting saat berkendara sehingga perlu diperhatikan kondisinya.

Komponen ini perlu diganti saat sudah menghasilkan bunyi gesekan. Bunyi decitan merupakan tanda komponen rem yang terbuat dari besi mengalami pergesekan dengan roda. Hal ini mungkin terjadi saat kampas rem mulai menipis.

Bacaan Lainnya

Jika diabaikan, komponen bisa saja menimbulkan bau terbakar ketika pengendara menginjak rem. Sayangnya, sekarang ini banyak sekali kampas palsu yang beredar. Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya ikuti cara membedakan kampas rem asli dan palsu di bawah ini!

Baca Juga: Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic, Mudah!

Kemasan

Cara membedakan kampas rem asli dan palsu adalah melalui kemasannya. Ada beberapa indikator yang bisa dicermati dari kemasan komponen rem ini.

Sebagai contoh, kemasan kampas produksi Astra Honda Motor (AHM) terdapat stiker hologram yang disematkan. Bila dilihat secara saksama, stiker hologram ini akan menunjukkan logo AHM serta Honda Genuine Parts (HGP).

Pada produk palsu, ada pula yang melekatkan hologram, tetapi tidak menampilkan logo AHM dan HGP. Kemasan produk asli juga menuliskan alamat lengkap dari pabrikan. Sementara itu, produk palsu hanya menampilkan logo perusahaan tanpa alamat.

Kemasan asli memiliki barcode yang tercetak dalam bentuk stiker. Kemasan palsu menggunakan barcode yang dicetak tanpa stiker dan tertera di packaging.

ID Produksi

Pada bagian ujung body, komponennya memiliki nomor produksi. Hal ini tidak ditemukan pada produk palsu.

Penggunaan kampas rem palsu sangat berbahaya bagi kendaraan dan pengendara. Kampas mudah lepas sehingga disc brake tergores dan cepat tipis. Alhasil, bagian cakram mudah sekali rusak.

Selain itu, produk palsu dapat tersangkut di bagian dalam tromol. Dampaknya, hal tersebut membuat roda macet dan tiba-tiba berhenti mendadak. Produk asli dihasilkan oleh pabrikan motor yang terbuat dari non asbestos.

Sementara, produk KW menggunakan asbestos saja. Kampas akan mudah aus dan rontok karena serat-seratnya terkelupas.

Tekstur Kampas

Produk asli memiliki bahan antijamur (chrome) dengan warna kekuningan. Sementara kampas palsu berwarna abu-abu pucat. Warna ini terbentuk karena tidak adanya lapisan bahan antijamur.

Posisi dudukan panel produk asli cenderung presisi, sedangkan produk palsu miring. Detail teksturnya juga sangat berbeda. Produk asli memiliki tekstur padat dan sedikit empuk, tetapi produk palsu terasa rapuh.

Baca Juga: Penyebab Rem Mobil Tidak Balik Lagi dan Solusinya, Simak Lengkap Disini !

Daya Cengkeram

Jika kamu memasang kampas palsu di motor, kinerjanya akan sangat terasa ketika dilakukan pengereman. Pada produk asli, ada tambahan tembaga yang membuat komponen ini tidak mudah aus.

Produk palsu bahannya terbatas. Jadi, kendaraan akan mudah mengeluarkan decitan walau sudah ganti kampas. Kampas asli mampu mencengkeram kuat. Alasannya, tekstur kampas sengaja dibuat sedikit empuk agar tetap optimal performanya saat terkena suhu panas. Berbeda dengan kampas palsu yang justru memakan permukaan cakram itu sendiri.

Harga

Harga produk ini umumnya dijual pada kisaran harga Rp44.000-Rp55.000. Harga kampas aftermarket malah cenderung lebih mahal.

Produk palsu biasa dibanderol dengan harga jauh lebih murah. Tidak jarang selisihnya bisa setengah harga. Untuk menghindari produk palsu, kamu bisa membeli di bengkel atau toko cabang resmi pabrikan kampas.

Cara Merawat Kampas Rem

Cara Merawat Kampas Rem

Selain rutin melakukan penggantian, komponen pengereman sepeda motor juga perlu dilakukan perawatan. Dengan perawatan yang tepat, kampas rem tidak akan cepat menipis. Ada tiga langkah dalam perawatannya, yaitu:

a. Bersihkan Berkala

Kotoran yang menempel pada sistem rem mampu mengganggu efektivitas kinerjanya, apalagi motor sering melewati jalanan berpasir maupun kerikil. Keduanya mampu menggores dinding kampas dan cakram.

Cara membersihkan bagian kampas adalah dengan menggunakan air bersih. Semprotkan air dalam tekanan tinggi untuk menyingkirkan kotoran pada kampas. Hindari melakukan pengereman secara mendadak agar jarak kampas dan cakram tetap terjaga.

b. Lumasi Bagian Laher

Lumasi bagian laher untuk menghindari keausan yang membuat ban mudah oleng. Dengan pelumasan, komponen pengereman bisa bekerja sebagaimana mestinya dan tahan korosi.

c. Ganti Minyak Rem

Apabila sepeda motor sudah melewati jarak 20.000 km, ganti minyak remnya. Pastikan volume minyak rem dalam tabung reservoir memenuhi batas normalnya.

Baca Juga: Ciri Minyak Rem Motor yang Bagus dan Rekomendasinya

Kesimpulannya, cara mengidentifikasi kampas rem asli bisa dimulai dari kemasan, tekstur dan daya cengkeramnya. Jangan lupa untuk bersihkan kampas agar performanya selalu optimal.

Pos terkait