Inilah Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Informasi Lengkap Lainnya

Inilah Cara Menghitung Berat Badan Ideal dan Informasi Lengkap Lainnya

Memiliki berat badan juga bentuk tubuh yang ideal adalah impian serta dambaan setiap insan. Bukan hanya laki-laki, namun juga perempuan semuanya pasti memiliki dambaan tersebut. Bukan perihal tidak mensyukuri nikmat atau mencintai bentuk tubuh yang dimiliki, tetapi melainkan lebih kepada manfaat kesehatan yang akan didapat. Lantas, seperti apa cara menghitung berat badan ideal?

Dalam hal perhitungan berat badan terdapat dua cara yang bisa diterapkan, yaitu menggunakan kalkulator Indeks Massa Tubuh atau BMI dan memanfaatkan keberadaan rumus Broca. Selain cara untuk menghitung, juga akan diberikan penjelasan terkait manfaat yang akan didapatkan. Mulai dari kesehatan jantung yang meningkat sampai dengan kenyamanan saat tidur.

Read More

Jika sudah penasaran bagaimanakah penjelasan terkait berat ideal, maka untuk lebih jelasnya, yuk langsung saja simak informasi lengkap tentang cara menghitung berat badan dalam ulasan berikut!

Manfaat Berat Badan Ideal yang Akan Didapatkan

Berat badan ideal akan membuat orang terhindar dari berbagai penyakit-penyakit menyeramkan yang sulit untuk disembuhkan. Berikut, merupakan deretan manfaat kesehatan yang akan didapat jika seseorang memiliki berat badan yang ideal:

Baca Juga : Cara Menghilangkan Jerawat Menggunakan Bahan Alami Yang Mudah Ditemukan

1. Terhindar dari Penyakit Diabetes

Terhindar dari Penyakit Diabetes

Orang dengan berat berlebih atau obesitas, di tubuhnya akan terjadi penumpukan lemak yang dapat mengganggu jalur pensinyalan insulin. Jika dibiarkan secara terus-menerus, penumpukan lemak tersebut akan menyebabkan resistensi insulin dan berakibat pada peningkatan kadar gula darah.

2. Terlepas dari Risiko Kanker Payudara

Terlepas dari Risiko Kanker Payudara

Seseorang yang kelebihan berat badan memiliki kemungkinan menderita kanker payudara sebesar 30% sampai dengan 60% lebih besar dibanding dengan orang yang memiliki berat badan ideal. Tidak hanya itu, lemak yang mengendap di perut ternyata juga sangat berbahaya untuk kesehatan. Lemak tersebut dapat meningkatkan risiko kanker payudara sampai dengan 43%.

3. Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Selain dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker payudara, ternyata lemak yang mengendap di perut juga dapat mengganggu peran paru-paru. Kinerja organ pernapasan tersebut akan jauh lebih berat karena dihalangi oleh lemak-lemak yang mengendap di bagian bawah perut. Jika dibiarkan, masalah tersebut akan menyebabkan gangguan tidur.

4. Terhindar dari Risiko Infertilitas

Adapun manfaat yang didapat ketika seseorang memiliki berat badan yang ideal adalah kualitas kesuburannya akan meningkat. Bagaimana bisa? Orang yang kekurangan atau kelebihan berat badan berisiko mengalami masalah ketidaksuburan yang lebih tinggi.

Baca Juga : 6 Cara Memelihara Kesehatan Ginjal yang Paling Mudah

5. Kesehatan Jantung Lebih Terjaga

Kesehatan Jantung Lebih Terjaga

Ternyata dengan menjaga atau memiliki berat badan yang ideal, risiko terhindar dari penyakit jantung bisa meningkat dua kali lipat. Jika indeks masa tubuh yang dimiliki oleh seseorang lebih dari 25, maka akan ada kemungkinan pemupukan plak pada arteri. Hal itulah yang menjadi awal mula dari jantung mengalami masalah gangguan kesehatan.

Cara untuk Mengetahui Berat Badan Ideal

Setelah mengetahui manfaat yang didapat maka sudah waktunya untuk menelisik cara menghitung berat badan ideal. Terdapat dua cara yang bisa diterapkan untuk mengetahui berat badan dikatakan ideal. Apa saja? Berikut merupakan informasi selengkapnya:

1. Menggunakan Rumus Broca

Rumus Broca merupakan sebuah rumus perhitungan berat badan yang ditemukan oleh seorang dokter bedah dan antropolog fisik bernama Paul Broca. Ahli anatomi yang berasal dari Prancis tersebut membedakan cara perhitungan berat badan antara laki-laki dan perempuan seperti berikut ini:

  • Pada seorang laki-laki perhitungan berat ideal dapat dilakukan dengan rumus, = {tinggi yang dimiliki dengan satuan cm – seratus} – {{tinggi dengan satuan cm – seratus}} x 10 persen}
  • Sedang untuk seorang perempuan, = {tinggi yang dimiliki perempuan dalam satuan cm – seratus} – {{tinggi (cm) – seratus} x {15 persen}}

2. Memanfaatkan Kalkulator BMI atau Kalkulator IMT

Body Mass Index atau dalam bahasa Indonesia diketahui dengan istilah Indeks Masa Tubuh, merupakan salah satu cara perhitungan berat ideal yang didasarkan pada tinggi dalam meter dan juga berat seseornag. Cara perhitungan satu ini hanya dapat digunakan oleh orang-orang berumur lebih dari 20 tahun.

Baca Juga : 7 Manfaat Buah Pare Bagi Kesehatan Yang Jarang Disadari

Melalui kalkulator BMI, orang akan mengetahui apakah dirinya termasuk ke dalam kategori kurang, normal, atau obesitas. Adapun cara perhitungannya yakni, “berat badan (kg) : tinggi (m)”. Kemudian lihat hasil yang didapat dan cocokan dengan klasifikasi IMT yang sudah ditetapkan oleh WHO.

Contoh Perhitungan Berat Badan Ideal

Agar tidak bingung dalam hal penerapannya, selanjutnya akan disajikan hasil perhitungan dari cara menghitung berat badan ideal menggunakan rumus Broca dan melalui kalkulator BMI. Langsung saja, adapun contoh perhitungannya adalah sebagai berikut:

1. Contoh Menggunakan Rumus Broca

Studi kasus pada seorang pria yang tinggi badannya berukuran 161 cm. Apabila ingin mengetahui berat badan ideal yang dimiliki, {61 – 100} – {{ 161 – 100} x 10%} = 60,39 kilogram. Jadi, berat badan ideal pria tersebut seharusnya adalah 60,39 kg. Jika lebih dari itu maka pria tersebut dapat dikatakan kelebihan berat badan.

Selanjutnya studi kasus dilakukan pada seorang perempuan yang punya tinggi badan 152 cm. Apabia ingin menghitung berat badan yang ideal, {152 – 100} – {{152 – 100} x 15%} = 46,8. Jadi, perempuan berat badan perempuan tersebut bisa dikatakan ideal jika ada pada angka 46,8 kg. Apabila kurang dari itu, perempuan tersebut dapat dikatakan kekurangan berat badan.

2. Contoh Menggunakan Kalkulator BMI

Misalkan, seseorang memiliki berat badan 70 kg dan tingginya 160 cm. Maka, 70 : 1,6 = 43,75. Jika didasarkan pada Indeks massa tubuh, makan berat badan orang tersebut masuk dalam kategori berat badan sangat berlebih atau obesitas. Dalam hal ini, tentu saja perlu diketahui cara untuk mengurangi berat badan agar tidak menimbulkan penyakit serius.

Klasifikasi IMT, Apa Itu?

Sebagai informasi tambahan saja, cara menghitung berat badan ideal belum bisa dikatakan selesai jika hasil yang didapat tidak dicocokkan dengan klasifikasi indeks massa tubuh. Indeks tersebut berguna untuk mengetahui ideal tidaknya berat badan yang dimiliki oleh seseorang, yaitu sebagai berikut:

  • Hasil BMI kurang dari 17 mengindikasikan bahwa orang tersebut ada dalam kondisi sangat kurus
  • Perhitungan dari kalkulator BMI yang menghasilkan anga 17.0 sampai dengan 18.5 menandakan bahwa, orang tersebut kurus
  • Hasil dari perhitungan yang menunjukkan angka BMI 18.5 sampai dengan 25.0 memberikan tanda berat badan seseorang dalam keadaan normal
  • Perhitungan yang menunjukkan angka 25.0 sampai dengan 27.0 menunjukkan bahwa orang tersebut dalam keadaan gemuk
  • Sedang hasil perhitungan yang menunjukkan angka lebih dari 27.0, maka memberikan tanda bahwa seseorang sedang dalam keadaan obesitas atau kelebihan berat badan

Walau IMT dapat memberikan informasi tentang masalah ideal tidaknya berat badan yang dimiliki oleh seseorang, hal tersebut tetap tidak bisa dijadikan sebagai patokan utama. Kenapa? Hasil dari perhitungan tersebut tidak melibatkan faktor-faktor lain penyebab kurang, lebih, atau idealnya berat badan seseorang. Faktor yang dimaksud di antaranya adalah bentuk tubuh, usia, jenis kelamin, aktivitas, dan etnis.

Baca Juga : 7 Manfaat Kunir Untuk Kesehatan Tubuh

Demikian informasi terkait cara menghitung berat badan ideal, serta informasi tentang manfaat yang didapat untuk pemilik berat badan ideal dan hal lain yang berkaitan dengan perhitungan berat badan. Agar tidak salah dalam menghitung berat badan, pastikan bahwa satuan yang digunakan sudah sesuai dengan ketentuan perhitungan.

 

Related posts