Jangan Salah! Ini Beda Saham dan Reksadana yang Wajib Diketahui

Jangan Salah! Ini Beda Saham dan Reksadana yang Wajib Diketahui

Dunia investasi memiliki banyak sekali instrumen di dalamnya, misalnya saja reksadana dan saham. Sebagian besar orang pasti sudah sering mendengar kedua instrumen investasi tersebut, namun sudah tahu belum beda saham dan reksadana?

Kedua instrumen investasi tersebut memang sama-sama menguntungkan, namun perlu diketahui bahwa keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Agar lebih jelas,   simak  ketujuh beda saham dan reksadana berikut ini:

Read More

1. Pengelolaan Dana

Aspek pertama yang membedakan reksadana dengan saham, yakni terletak pada pengelolaan dananya. Jika pada investasi saham dana dikelola oleh investor, maka tidak demikian dengan reksadana.

Baca Juga : Ketahui Aplikasi Investasi Saham yang Terdaftar di OJK Favorit Investor Berikut Ini

Semua  dana yang dimiliki investor reksadana akan dikelola oleh perusahaan penyedia reksadana tersebut. Dengan demikian, investor tidak perlu ribet memantau pergerakan saham setiap saat karena perusahaan penyedia reksadana lah yang akan melakukan semuanya.

2. Tingkat Risiko

Perbedaan mendasar kedua antara kedua instrumen investasi tersebut adalah tingkat risiko. Saham merupakan jenis investasi dengan risiko yang terbilang tinggi. Bagaimana tidak, investor akan menanggung semua risiko yang dialami, bahkan ketika bangkrut sekalipun.

Di sisi lain, reksadana termasuk jenis investasi yang bisa dibilang masih ramah bagi para pemula. Hal itu dikarenakan para investor tidak mengambil keputusan sendiri, melainkan diwakilkan oleh perusahaan reksadana itu sendiri.

3. Imbal Hasil yang Diterima

Nah, beda saham dan reksadana selanjutnya terdapat pada imbal hasil. Investor saham tentu akan mendapat return atau imbal hasil yang lebih tinggi dari reksadana. Hal itu karena investasi saham tidak perlu perantara dalam kegiatannya, sehingga semua profit langsung masuk ke rekening investor itu sendiri. Di sisi lain, karena reksadana menggunakan pihak perantara, yakni perusahaan reksadana, maka dari itu investor akan dikenakan biaya setiap melakukan penarikan dana.

Meskipun demikian, investasi saham memberikan pendapatan yang cukup fluktuatif, dibandingkan reksadana. Oleh karenanya, hanya reksadana yang memiliki imbal hasil  tetap dan tidak fluktuatif.

Baca Juga : Cari Tahu Harga 1 Lot Saham BCA serta Cara Belinya Sekarang!

4. Minimum Investasi

Hal berikutnya yang menjadi pembeda antara saham dan reksadana adalah minimum investasi yang digunakan. Jika untuk investasi saham dibutuhkan modal yang cukup besar, maka tidak demikian dengan reksadana. Sekarang sudah banyak tawaran investasi dari  perusahaan perusahaan reksadana dengan modal yang sangat minim,  yakni mulai dari puluhan ribu saja.

5. Keberadaan Pihak Perantara

Setiap investasi pasti terdapat pihak perantara di dalamnya. Nah, untuk investasi reksadana sendiri terdapat pihak perantara bernama manajer investasi. Pihak tersebut bertindak untuk membantu setiap investor dalam melakukan jual beli aset. Dengan demikian, investor tidak perlu repot turun tangan dalam kegiatan jual beli tersebut.

Sementara itu, saham juga memiliki  pihak perantara yang dimakan broker. Pihak tersebut hanya bertindak sebagai eksekutor setiap keputusan yang diambil oleh investor tanpa  memberikan bantuan dalam prosesnya.

6. Jangka Waktu Investasi

Dari segi waktu, kedua jenis  investasi ini jelas sangat berbeda. Biasanya, reksadana memiliki lebih banyak pilihan jangka waktu investasi jika dibandingkan dengan saham.

Investasi reksadana bisa dilakukan dalam jangka pendek hingga jangka panjang. Sementara, investasi saham biasanya hanya cocok untuk dilakukan dalam jangka panjang dengan target lebih dari sepuluh tahun.

7. Proses Pencairan Dana

Nah, perbedaan mendasar terakhir antara investasi saham  dengan reksadana terkait dengan proses pencairan. Umumnya, proses pencairan modal pada investasi saham lebih cepat, bahkan bisa dilakukan secara real time.

Namun tidak demikian dengan reksadana yang membutuhkan waktu cukup lama dalam proses pencairan dana yang bisa mencapai 5 hari kerja. Hal itu dikarenakan proses pencairan dana pada reksa dana menggunakan agen pengelola, sehingga prose yang dibutuhkan cukup panjang.

Baca Juga : Cara Membeli Saham Telkomsel dengan Langkah Mudah

Itulah ketujuh hal yang dapat menjawab pertanyaan apa beda saham dan reksadana? Pada dasarnya keduanya sama-sama menguntungkan, namun pilihlah jenis investasi sesuai dengan kriteria dan kemampuan yang dimiliki. Namun, bagi pemula, alangkah lebih baik memilih reksadana dengan risiko  yang minim.

Related posts