Bagaimana Cara Menghitung Bunga Deposito BRI, Ini Uraiannya!

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Deposito BRI, Ini Uraiannya!

BRI menjadi satu di antara bank di Indonesia yang keberadaannya sangat populer. Deposito BRI menjadi salah satu opsi simpanan dalam berbagai mata uang, rupiah hingga mata uang asing. Setiap nasabah hendaknya tahu cara menghitung bunga deposito BRI. Jika masih bingung, simak penjelasan berikut ini!

Syarat dan Cara Buka Deposito BRI

Membuka deposito di BRI memiliki syarat yang harus dipenuhi. Setiap nasabah harus bisa memenuhi syarat yang ditentukan. Dalam hal ini syarat yang harus disiapkan mencakup dokumen penting, seperti KTP, NPWP, rekening tabungan dan sebagainya. Dokumen tersebut wajib dilengkapi para pengaju deposito.

Read More

Selanjutnya untuk memulai pembukaan deposito harus mengisi formulir yang tersedia. Selain itu, siapkan pula dana untuk setoran awal minimal beragam, mulai dari 5 hingga 10 juta-an. Untuk proses pembukaan deposito sangat praktis yakni bisa via online dengan mengunjungi website resmi dari BRI.

Baca Juga : Daftar Bunga deposito Bank Tertinggi yang perlu Diketahui!

Setiap tahapannya bisa dilakukan dengan mudah. Para nasabah cukup mengikuti setiap instruksi yang tersedia. Pastikan kelengkapan dokumen persyaratan sudah disiapkan. Selanjutnya, proses pembukaan deposito pun lebih mudah dan lancar. Para nasabah bisa mendapatkan berbagai keuntungan yang disuguhkan dari deposito BRI.

Berapa Suku Bunga Deposito BRI Terkini?

Untuk bisa melakukan perhitungan yang tepat, harus tahu berapa bunga yang ditetapkan. Setiap bank menetapkan bunga yang beragam. Begitu pun dengan BRI yang menyajikan bunga dengan acuan tertentu. Suku bunga yang ditetapkan mengacu pada bunga kredit serta simpanan.

BRI menyajikan bunga sesuai investasi hingga jangka waktu dari simpanan. Umumnya, jangka waktunya mulai 1 bulan, 3, 6, 12, 24 sampai 36 bulan. Untuk mata uang rupiah suku bunganya bisa mencapai 2.8 hingga 3.00 persen. Lain halnya dengan suku bunga dolar 0.2 hingga 0.3 persen. Dengan mengetahui suku bunga yang ditetapkan, maka perhitungan pun akan lebih mudah dilakukan.

Cara Menghitung Bunga Deposito BRI

Adapun cara menghitung bunga deposito BRI bisa dilakukan dengan rumus yang telah ditentukan. Melalui acuan suku bunga yang ditetapkan, maka keuntungan yang diraih pun  bisa dihitung secara tepat. Dalam perhitungannya, tidak lepas dari deposito serta jangka waktu suatu deposito. Hal ini digambarkan dalam bentuk rumus berikut:

Bunga = Suku Bunga x Dana Deposito Pokok x 30 hari x 80%  / 12 bulan (365 hari)

Baca Juga : Cara Menghitung Bunga Deposito 100 Juta beserta Rumusnya

Melalui rumus di atas, setiap nasabah bisa melakukan perhitungan secara mandiri. Dalam perhitungan tersebut harus memperhatikan pajak dari pendapatan yang diraih. Umumnya, pajak yang dikenakan sebesar 20%. Agar lebih mudah dipahami, bisa disimak dalam bentuk simulasi perhitungan deposito. Simak contoh berikut ini!

Misal:

Seorang nasabah melakukan deposito dana 20 juta dengan tenor 3 bulan. Suku bunga yang ditetapkan untuk deposito tersebut mencapai 3%. Selain itu, terdapat pajak pendapatan yang harus dipotong sebesar 20%.  Bagaimana cara menghitungnya?

Diketahui         :

  • Dana deposito sebesar 20 juta rupiah.
  • Suku bunga 3%.
  • Tenor yang ditetapkan 3 bulan.
  • Potongan pajak 20%.

Ditanyakan      : Cara menghitung bunga deposito.

Caranya          :

Bunga = Suku Bunga x Dana Deposito Pokok x 30 hari x 80%  / 12 bulan (365 hari)
Bunga = 3% x 20.000.000 x 30 x 80%/ 365 = 39. 452 rupiah.

Jadi, keuntungan bersih yang akan didapatkan nasabah sekitar 39.452 rupiah per-bulannya. Selanjutnya, para nasabah bisa menghitungnya sendiri sesuai deposito yang dimiliki. Dengan demikian, akan diketahui bunga deposito yang akan diraih.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Deposito secara Menyeluru

Demikianlah cara menghitung bunga deposito BRI yang bisa dicoba. Pastikan untuk menerapkannya secara tepat. Selanjutnya, hasil perhitungan yang didapatkan pun akan lebih sesuai dan akurat. Selamat mencoba!

Related posts