Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic, Mudah!

cara memperbaiki switch rem belakang motor
cara memperbaiki switch rem belakang motor

Lampu di bagian belakang motor menjadi tanda agar pengendara di belakangnya menurunkan kecepatan. Lampu tersebut akan menyala jika switch rem tersambung dengan arus listrik, jika switch rem tidak berfungsi, maka lampu tidak dapat menyala. Oleh karena itu perlu untuk mengetahui cara memperbaiki switch rem belakang motor ketika mengalami kerusakan.

1. Menyiapkan Alat Yang Dibutuhkan

Dalam memperbaiki sesuatu, menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan tentu menjadi hal utama yang harus dilakukan. Termasuk ketika hendak melakukan cara memperbaiki switch rem belakang motor. Beberapa alat yang dibutuhkan meliputi obeng, pengganti switch rem yang baru dan kunci ring dengan ukuran yang sesuai.

Pastikan juga untuk menyiapkan tempat untuk menyimpan baut, agar baut yang akan dilepaskan tidak hilang dan dapat dipasangkan kembali. Pasalnya, jika sampai kehilangan satu baut saja, pengendara dapat sedikit mengalami kesulitan dalam memasang kembali rangkaian switch rem.

2. Membuka Penutup Kepala Motor

Sebelum memperbaiki switch rem, langkah selanjutnya adalah membuka penutup kepala motor. Setiap motor, terdapat bagian yang menjadi tempat meletakkan speedometer dan lampu di bagian depan yang dinamakan kepala motor. Switch rem akan menyala jika tuas rem belakang ditarik, ini menandakan switch rem terhubung dengan tuas rem pada bagian kepala motor.

Dengan membuka penutup kepala motor yang terletak di bagian depan, pengendara dapat melepaskan switch rem yang terpasang. Kegiatan membuka penutup kepala motor dapat dilakukan menggunakan alat-alat yang telah disiapkan sebelumnya. Lakukan secara hati-hati saat membuka, untuk menghindari kerusakan pada komponen motor yang ada di sekitar kepala motor.

3. Melepas Baut Yang Berada Dibawah Spion

Bagian penutup kepala motor dapat dibuka sempurna jika baut yang terletak dibawah spion ikut dilepas juga. Melepas baut pada bagian ini, terbilang cukup sulit, karena letaknya yang terhimpit antara spion dan bagian lekukan sepeda motor.

Namun, tidak perlu khawatir, pengendara dapat mengatasinya dengan menghubungkan antara dudukan handle rem dan dudukan stang. Setelah itu, lepaskan baut bagian luar menggunakan obeng dan simpan pada wadah baut yang sudah disiapkan. Lakukan kembali hal tersebut untuk melepaskan baut di bagian dalam di bawah spion.

4. Cari Bagian Switch Rem Belakang

Jika sudah berhasil melakukan langkah sebelumnya, pengendara akan lebih mudah untuk mencari bagian switch rem belakang. Namun, pasti ada beberapa orang yang mungkin masih bingung dengan keberadaan bagian switch rem belakang. Untuk itu, dapat mencoba dengan mengingat hal yang dilakukan ketika melakukan rem belakang saat berkendara.

Motor matic pada umumnya meletakkan tuas kanan rem depan di sebelah kanan dan tuas rem di sebelah kiri. Jika masih kesulitan, dapat mencari switch rem dengan mengurut kabel dari rem. Apabila kabel yang diurut tersebut, mengarahkan pada soket yang tersambung ke switch, maka dapat dipastikan jika itu adalah rem belakang.

5. Memasang Switch Baru dan Cek Secara Berkala

Untuk memasang switch baru, harus melepaskan soket yang tersambung ke switch terlebih dahulu. Perlu diketahui, ketika melepas soket tidak boleh dilakukan dengan cara menariknya, namun harus dilakukan dengan cara mendorong soket hingga terlepas. Lalu, lepaskan kabel yang terhubung ke switch hingga condong keluar dan lepaskan switch dari kabel tersebut.

Lanjutkan dengan memasang switch baru secara hati-hati. Kemudian, pasangkan kembali semua komponen kepala motor yang dilepas, jika switch sudah berhasil terpasang dengan benar. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan secara berkala, agar switch rem tidak rusak. Cara memperbaiki switch rem belakang motor mudah bukan?

Demikianlah cara memperbaiki switch rem belakang motor matic dengan mudah. Kerusakan pada switch rem dapat terjadi kapan saja, bahkan pada waktu yang tidak terduga. Maka dari itu, kegiatan perawatan dan pengecekan secara berkala harus benar-benar diperhatikan.

 

Related posts