4 Cara Cek Alternator Mobil yang Mudah Dilakukan

cara cek alternator mobil

Cukup mudah melakukan cara cek alternator mobil untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Alternator sendiri adalah alat yang mempunyai fungsi untuk mengalirkan arus listrik yang berguna saat pengisian aki. Tentu saja karena fungsinya ini, membuat alternator menjadi alat yang sangat penting.

Banyak yang kemudian melakukan pengecekan alternator untuk memastikannya tetap aman digunakan. Karena jika rusak, bisa mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Berikut 4 cara mudah dalam mengecek alternator:

Read More

1. Melakukan Pengecekan Kabel

Kabel yang terhubung ke saluran listrik pada mobil bisa menjadi cara yang praktis dalam melakukan pengecekan alternator mobil. Pengecekan ini membutuhkan bantuan alat ohmmeter dan avometer.

Jalur kabel ini umumnya dilengkapi dengan sekring atas alasan keamanan pengguna. Cara yang pertama kali dilakukan untuk mengecek alternator melalui kabel adalah dengan melepas kabel berkutub (-) dan membiarkan yang berkutub (+) lainnya.

Setelah itu, aktifkanlah alat ohmmeter dan avometer untuk bisa dilakukan pengecekan. Pasang probe (-) ke kabel yang besar pada alternator dan probe (+) disambungkan ke baterai. Apabila angka yang dihasilkan oleh adalah 5 ohm, kabel dalam keadaan aman serta alternator tidak bermasalah.

2. Mendengarkan Decit Suara yang Timbul

Bushing yang terpasang pada alternator membuatnya mudah untuk dilakukan pengecekan. Komponen ini, jika terjadi kerusakan, maka akan menimbulkan suara decit. Jika hal demikian terjadi, bisa dipastikan bahwa keadaan alternator pengguna sedang dalam masalah dan butuh perbaikan. Dengarkan suaranya untuk bisa memastikan pengecekan pada alternatornya.

Cara cek alternator mobil ini yang paling mudah dilakukan. Meski begitu tetap harus teliti, karena bisa saja suara yang ditimbulkan sangat samar. Jika terdengar sedikit saja suara decit, pengguna perlu mewaspadainya, bila perlu langsung dilakukan perbaikan oleh ahlinya.

Baca Juga: Cara Cek Rem Kampas Mobil Simpel, Tidak Perlu ke Bengkel

3. Melihat Sinyal pada Warning Light 

Satu lagi cara yang sangat mudah untuk mengecek alternator pada mobil yaitu dengan melihat sinyal pada warning light. Cukup dengan melihat perubahan lampu indikator tersebut, maka pengguna bisa mengetahui apakah ada masalah atau tidak.

Jika sinyal yang dihasilkan membuat warna lampu berwarna merah, bisa dipastikan alternator sedang  dalam keadaan yang kurang  baik. Hal ini terjadi karena lampu indikator tersebut telah terhubung ke sistem pada komputer mobil.

Hal ini membuatnya sangat mudah dilakukan. Tetap saja, meski mudah, harus fokus dan juga butuh ketelitian dalam melihatnya. Lagi-lagi, jangan pernah menunda untuk melakukan perbaikan jika alternator telah mengindikasikan hal yang sudah tidak baik.

4. Gunakanlah Avometer untuk Mengeceknya

Terakhir, untuk melakukan pengecekan alternator mobil, bisa menggunakan bantuan alat avometer. Caranya cukup mudah, pengguna hanya perlu menyalakan alatnya, kemudian mengarahkannya ke settingan DC Volt. Setelah itu atur posisi probe kutub positif dan negatif sesuai arah akinya.

Kemudian nyalakan semua aksesoris yang terpasang di mobil. Lihatlah angka yang ditunjukkan oleh Avometer. Jika di bawah 12.5 volt, maka dicurigai alternator mobil sedang dalam kondisi yang tidak baik.

Bila alternator ditemukan dalam kondisi tidak baik, jangan ragu untuk memanggil ahlinya dan dilakukan perbaikan. Hal ini demi keamanan pengguna dalam berkendara. Dengan begitu, masalah lebih jauh bisa dihindari dan pengguna juga terjaga keamanannya.

Alternator yang rusak bisa saja berakibat buruk pada mobil yang dikendarai. Mengetahui 4 cara cek alternator mobil di atas setidaknya bisa memberikan antisipasi dini sebelum benar-benar parah. Pilih cara yang paling mudah dan tidak terlalu rumit untuk dilakukan. Meski begitu, masing-masing cara memiliki kelebihannya tersendiri.

 

Related posts