5 Penyebab ECU Mobil Rusak, Pengguna Wajib Tahu Agar Awet

penyebab ecu mobil rusak

Terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab ECU mobil rusak atau mengalami gangguan. Kerusakan pada ECU mobil ini tentunya akan menyebabkan ECU tidak lagi berfungsi dengan baik. Umumnya, kerusakan pada ECU mobil terjadi setelah melakukan setting ECU. Akan tetapi terdapat beberapa faktor dan kondisi lain yang dapat menyebabkan ECU mobil rusak.

ECU mobil yang mengalami kerusakan dapat memberikan dampak yang beraneka macam. Bisa mengakibatkan mobil mogok dan tidak bisa dinyalakan serta bisa juga mengalami masalah penggunaan BBM yang sangat boros. Untuk itu, sangat penting mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan kerusakan pada ECU mobil. Berikut 5 faktor penyebab kerusakan pada ECU mobil:

Read More

1. Jarak Tempuh yang Sudah Jauh

Penyebab ECU mobil rusak yang pertama adalah jarak tempuh mobil yang sudah sangat jauh. Mobil yang jarak tempuhnya sudah jauh akan rentan mengalami kerusakan pada komponen-komponen penyusunnya. Penggunaan terus menerus pada mesin tentu akan menurunkan kondisinya. Pastinya, kondisi mesin tersebut tidak lagi sama dengan saat pertama kali dioperasikan dulu.

Salah satu komponen mobil yang mungkin mengalami kerusakan adalah ECU. Kinerja ECU pada mobil yang punya jarak tempuh sangat jauh pasti tidak sebaik kinerja ECU pada mobil baru. Apalagi selama masa penggunaannya mobil jarang di-service atau mungkin juga cara mengemudikannya cenderung buruk sehingga kemungkinan ECU rusak semakin besar. ​​​​​​​

2. Usia Mobil

Selain jarak tempuh yang jauh, usia mobil juga bisa menjadi penyebab ECU rusak. Mobil-mobil EFI yang umurnya sudah sepuluh tahun lebih, akan rentan mengalami kerusakan pada komponen ECU. Usia mobil yang sudah tua menandakan bahwa mobil sudah sangat sering dioperasikan.

Layaknya mesin pada umumnya, kinerja mesin mobil pun pasti akan mengalami penurunan ketika sudah terlalu sering dioperasikan. Menurunnya kinerja mesin tersebut disebabkan salah satunya karena komponen-komponen penyusun mobil yang tidak lagi berkerja dengan normal.

3. Penanganan Mesin yang Buruk

Penyebab ECU mobil rusak selanjutnya bisa karena penanganan mesin yang buruk. Mungkin saja penanganan yang diberikan pada mesin mobil justru malah memperburuk kondisi mesin. Salah satu kesalahan penanganan pada ECU yang masih sering terjadi yaitu pemakaian test pen untuk memeriksa ECU. Hal tersebut tentu akan membuat ECU mudah mengalami kerusakan.

Baca Juga: Ketahuilah Apa Saja Game Penghasil Paypal

4. Mobil Melewati Area Banjir

Pada saat melewati area banjir, air banjir masih dapat membasahi ECU meskipun lokasi ECU cukup terlindungi di kap mobil. Selain mengakibatkan mobil ngebul, air banjir juga mengakibatkan terjadinya korsleting. Korsleting inilah yang menyebabkan kerusakan pada ECU mobil.

Perbaikan untuk ECU mobil yang rusak karena melewati banjir akan cukup sulit dan perlu waktu yang sangat lama. Selain itu, biayanya pun hampir sama dengan membeli ECU yang baru. Untuk itu, sangat disarankan untuk tidak melewati atau menerobos genangan banjir, apalagi banjir yang lumayan tinggi.

5. Kabel yang Berhubungan dengan ECU Rusak

Mungkin saja ECU mobil tidak mengalami kerusakan, tetapi beberapa kabelnya putus sehingga ECU tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Kerusakan pada kabel yang berhubungan dengan ECU ini biasanya disebabkan karena masalah seperti korsleting atau tergigit oleh tikus. Untuk menghindari terjadinya hal ini, pastikan agar komponennya terjaga dengan aman.

Demikian 5 penyebab ECU mobil rusak sehingga menyebabkan performa mobil terganggu dan bahkan bisa menyebabkan mogok total. ECU mobil yang rusak tentu akan memperparah kondisi mobil sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan akan semakin mahal. Oleh sebab itu, sangat disarankan agar melakukan service di bengkel yang memiliki teknisi profesional.

Related posts