Mata Kuliah Kedokteran Hewan, yang Bercita-cita Jadi Vet Wajib Tahu!

Mata Kuliah Kedokteran Hewan, yang Bercita-cita Jadi Vet Wajib Tahu!

Dalam mata kuliah kedokteran hewan memang sebagian besar yang dipelajari tidak jauh berbeda dari kedokteran umum. Tapi tentunya ada perbedaan yang mendasarinya. Jika kedokteran umum membahas tentang manusia, maka kedokteran hewan pasti menyelami semua hal tentang hewan. Agar lebih tahu apa saja yang ada di jurusan tersebut, simak uraiannya berikut:

1. Biologi, Fisika, dan Kimia

Sama seperti FMIPA dan kedokteran umum, di jurusan ini juga terdapat tiga matkul yang selalu ada di pelajaran IPA, yakni Biologi, Fisika, dan Kimia. Materi kuliah tersebut biasanya terdapat pada semester awal. Tapi bedanya, di kedokteran hewan ketiga materi itu terkhusus ke veteriner, yakni mengenai hewan.

Read More

2. Anatomi dan Fisiologi

Kedua materi kuliah ini juga pasti akan dipelajari jika mengambil jurusan kedokteran hewan. Anatomi merupakan bidang ilmu yang di dalamnya membahas tentang struktur organ hidup. Jadi nantinya akan dijelaskan mengenai struktur yang terdapat di berbagai jenis hewan. Berbeda di kedokteran umum yang mengupas struktur pada manusia.

Baca Juga : Apa Saja Mata Kuliah S2 Manajemen, Berikut Informasinya!

Sedangkan Fisiologi adalah cabang ilmu yang menjelaskan cara kerja sebuah organisme dan bagaimana menjaganya supaya tetap hidup. Dalam materi ini ada beberapa bagian lain yang nantinya turut dipelajari. Seperti proses perkembangan pada hewan dan sistem metabolismenya. Selain itu juga mempelajari sistem reproduksi dari masing-masing hewan.

3. Zoonosis

Jika dilihat dari namanya mungkin sudah diketahui mata kuliah kedokteran hewan yang satu ini. Dalam Zoonosis, para mahasiswa akan dikenalkan dengan berbagai jenis infeksi yang menyerang hewan. Pembahasan lain yang ada di dalam materi ini yaitu tentang macam-macam penyakit yang ditularkan alamiah, yakni antara hewan vertebrata dan manusia.

Penularan penyakit tersebut nantinya digolongkan menjadi dua macam. Pertama dilihat dari pembawa atau penularnya, yakni hewan liar, manusia, dan bukan hewan peliharaan seperti tikus. Sedangkan pembagian kedua berdasarkan agens penyebab, yaitu penyakit yang dibawa oleh bakteri, jamur, dan virus.

4. Kesejahteraan Hewan

Siswa yang memilih kedokteran hewan akan diajarkan mengenai segala hal yang menunjang kesejahteraan hewan, baik dari kondisi fisik maupun mental. Sehingga hewan bisa mendapatkan perlindungan dari pemanfaatan yang tidak layak oleh manusia. Dalam kesejahteraan ini mengandung lima prinsip, yaitu:

Baca Juga : 7 Mata Kuliah Sosiologi UI, Paling Unik dan Beda!

  • Hewan terbebas dari rasa lapar, haus, dan kekurangan nutrisi.
  • Menghindarkan hewan dari sakit dan cedera.
  • Memastikan hewan nyaman, baik fisik dan suhunya.
  • Hewan tidak merasa tertekan atau ketakutan.
  • Hewan bebas menampakkan perilaku alamiahnya.

5. Tingkah Laku Hewan

Untuk materi ini yang akan diterangkan mulai dari dasar, yakni pengertian tingkah laku tersebut. Setelah itu, dijelaskan pula faktor-faktor yang menjadi penyebab dan stimulus tingkah laku pada hewan. Seperti halnya pada perilaku alami kucing. Ketika ada yang tidak biasa, maka bisa segera mengetahui penyebab dan cara menanganinya.

6. Farmakologi

Materi Farmakologi juga akan dipelajari siswa yang masuk di kedokteran hewan. Karena di sini dijelaskan tentang berbagai macam obat. Selain itu, diberikan penjelasan juga bagaimana penggunaan obat tersebut yang tepat terhadap hewan. Sehingga setiap penyakit yang menyerang mendapatkan pengobatan yang berbeda.

Sebenarnya masih ada materi lain yang akan dipelajari di sini, yaitu:

  • Radiologi.
  • Toksikologi.
  • Histologi.
  • Patologi umum dan unggas.
  • Pengantar ilmu nutrisi.
  • Biokimia veteriner.
  • Dietetik klinik.
  • Ilmu bedah hewan kecil dan besar.
  • Epidemiologi.

Baca Juga : Inilah Mata Kuliah Teknik Mesin UI yang Wajib Diambil

Jadi, tidak usah ragu lagi untuk masuk ke jurusan ini. Karena mata kuliah kedokteran hewan sangatlah luas, mulai dari kesehatan hingga kesejahteraan hewan akan dipelajari. Apalagi prospek kerja setelah lulus nanti cukup besar. Bisa bekerja di rumah sakit, balai karantina hewan, atau kebun binatang.

Related posts