5 Cara Merawat Ikan Koki Tanpa Oksigen Termudah

5 Cara Merawat Ikan Koki Tanpa Oksigen Termudah

Selain kucing dan anjing ternyata memelihara ikan koki juga banyak digemari berbagai kalangan. Namun perawatannya pasti membutuhkan banyak biaya karena menggunakan aquarium dan aerator. Lalu adakah cara merawat ikan koki tanpa oksigen yang mudah untuk dilakukan? Karena ikan koki juga dapat hidup walau tanpa menggunakan alat bantu penghasil oksigen.

Sebenarnya oksigen tidak berasal dari aerator melainkan dari pertukaran karbon dioksida pada air dan oksigen pada permukaan air. Aerator berfungsi untuk memompa udara agar menghasilkan gelembung yang nantinya akan membantu pelarutan oksigen di dalam air. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui cara yang dapat dilakukan ketika merawat ikan koki tanpa oksigen:

Read More

1. Siapkan Tempat yang Aman

Cara pertama yang dilakukan ketika ingin memelihara ikan koki adalah menyediakan tempat yang aman untuk ikan. Apabila memelihara ikan koki di dalam aquarium usahakan tinggi air hanya sekitar 30%-40% dari tinggi aquarium.

Baca Juga : 5 Jenis Kura Kura Air Tawar yang Bisa Dijadikan Peliharaan

Jangan menyimpan ikan koki dalam jumlah banyak ke dalam satu akuarium karena akan mempersempit ruang gerak ikan. Apabila menggunakan kolam hindari penggunaan kolam yang masih baru. Gunakan kolam yang memiliki kedalaman sekitar 60-80 cm agar terhindar dari ancaman predator.

2. Perhatikan Jenis Air yang Digunakan

Berikutnya cara merawat ikan koki tanpa oksigen yaitu dapat dilakukan dengan memperhatikan kualitas air. Perhatikan tingkat keasaman yang terkandung di dalam air. Ada beberapa kandungan di dalam air yang sangat berbahaya bagi ikan koki, seperti nitrat, klorin dan lain-lain.

Jenis air yang digunakan untuk mengisi kolam atau aquarium sangat penting diperhatikan. Ketahui kandungan dari masing-masing air sebelum melakukan pengisian kolam. Sebab, tingkat keasaman dan pH yang tidak sesuai akan membuat ikan koki cepat mati.

3. Jaga Suhu Air

Berikutnya yaitu perhatikan suhu air ikan koki. Suhu yang terdapat pada kolam atau aquarium sangat mempengaruhi kesehatan ikan koki. Apabila suhu air tidak normal maka akan memicu timbulnya berbagai gejala penyakit.

Baca Juga : Tata Cara Merawat Ikan Molly Agar Banyak Anakan

Suhu air yang baik untuk digunakan sekitar 20-25 derajat. Selain itu, hindari kontak langsung antara matahari dengan kolam ikan karena akan sangat mempengaruhi suhu pada air.

4. Pasang Filtrasi

Hal yang perlu diperhatikan juga adalah menyediakan filtrasi atau alat penyaring pada kolam. Alat ini sangat membantu membersihkan kotoran pada kolam. Kotoran yang menumpuk dapat menimbulkan bibit penyakit apabila dibiarkan begitu saja.

Apabila kolam atau aquarium tidak memiliki filtrasi maka tentu pemiliknya akan sangat repot. Selain itu, pakan yang digunakan juga akan mempengaruhi kebersihan air kolam. Pakan yang memiliki kualitas bagus tidak akan membuat kolam menjadi keruh.

5. Letakkan Bebatuan pada Kolam

Terakhir yaitu letakkan batu-batu kecil di dalam kolam. Aquarium atau kolam ikan yang dilengkapi dengan batu kecil warna-warni tentu sangat indah bukan? Tidak hanya membuat aquarium menjadi lebih cantik, melainkan juga dapat membuat aquarium menjadi tetap jernih.

Jika kolam ikan tidak dilengkapi dengan aerator dan sejenisnya maka meletakkan bebatuan pada kolam adalah solusi yang tepat untuk dilakukan. Pasalnya bebatuan dapat membantu proses sirkulasi di dalam air sehingga kebutuhan oksigen ikan koki dapat terpenuhi.

Baca Juga : 5 Cara Merawat Ikan Arwana Silver Dalam Akuarium Untuk Pemula

Itulah beberapa cara merawat ikan koki tanpa oksigen yang mudah untuk dilakukan. Walaupun ikan bernafas dengan insang namun keberadaan oksigen pada kolam atau aquarium tetap sangat dibutuhkan oleh ikan. Namun, ikan koki tetap dapat dipelihara tanpa menggunakan aerator dan sejenisnya. Apabila tidak menggunakan aerator maka perhatikan dan terapkan beberapa cara merawat ikan koki tanpa menggunakan oksigen tadi.

Related posts