Analisa Usaha Tani Cabai Merah dengan Prospek Menguntungkan

Analisa Usaha Tani Cabai Merah dengan Prospek Menguntungkan

Cabai merah merupakan salah satu jenis komoditas pertanian yang tengah menjadi pusat perhatian karena mampu memberikan citra rasa yang khas. Inilah alasan, banyak orang mulai memproduksi sendiri baik untuk dinikmati secara pribadi atau sebagai ladang profit. Ada baiknya pahami dahulu analisa usaha tani cabai merah agar tidak menemui hambatan kedepannya.

Analisa usaha tani cabai merah ini tidak hanya mencegah terjadinya hambatan saat tahap pelaksanaan. Namun, juga bertujuan dalam mempertahankan kebutuhan pangan dan sebagai prospek yang mempengaruhi penghasilan suatu rumah tangga. Langsung saja simak ringkasan singkat mengenai analisis tersebut di bawah ini.

Read More

Analisis Biaya

Analisis yang satu ini dilakukan dengan mengkaji kebutuhan biaya produksi cabai merah dalam sebuah usaha. Agar tahapan ini dan selanjutnya tidak membingungkan akan diambil sebuah contoh pengeluaran dana menggunakan objek petani desa A, sebagai berikut:

Baca Juga : Pahami Analisa Usaha Warung Penyetan Berikut Agar Dapat Merencanakan Bisnis dengan Lebih Baik

1. Biaya Total

Estimasi pengeluaran uang pada tahap awal adalah biaya tetap beserta variabel secara keseluruhan dalam menghasilkan barang per satu periode. Dimana, petani desa A rata-rata mengeluarkan lebih kurang dana sebesar 25 juta rupiah/hektar lahan (satu musim tanam).

2. Biaya Tetap

Setelah estimasi biaya total seperti di atas, petani desa A masuk ke dana tetap yang terdiri atas pengeluran sewa tanah garapan. Disusul bunga modal (4.5 % dari satu musim tanam) dan penyusutan alat-alat pendukung kegiatan, di bawah ini penjabaran biayanya:

  • Petani desa A biasanya mengeluarkan dana sebesar 5 juta rupiah/hektar lahan (satu musim tanam, bisa lebih atau kurang).
  • Untuk jasa sewa tanah garapan, umumnya petani desa A mengeluarkan dana dengan kisaran 700 ribu rupiah/hektar lahan (satu musim tanam)
  • dan biaya penyusutan alat yang disediakan lebih kurang 4 juta rupiah/hektar lahan satu musim tanam.

3. Biaya Variabel

Estimasi pengeluaran dana yang terakhir adalah pemenuhan biaya variabel seperti upah pekerja, pupuk, urea, benih, insektisida, bunga modal, dsb. Disini petani desa A mengeluarkan uang dalam besaran 16 juta rupiah/musim tanam (bisa lebih atau kurang sesuai kebutuhan).

Baca Juga : Ketahui Analisa Usaha Warung Kopi Indomie Agar Bisnis Bisa Berkembang Pesat!

Analisis Pendapatan

Analisa usaha tani cabai merah berlanjut ke tahap pendapatan yang merupakan perbandingan antara jumlah pemasukan dengan dana yang dikeluarkan. Sementara pemasukan adalah perkalian antara nilai jual cabai merah dengan jumlah produksi yang dihasilkan.

Karena disini objeknya petani desa A, maka yang menjadi satuan dari nilai-nilai penjualan dan biaya produksi sesuai dengan ketetapan desa A. Masing-masing harga jual yang ditentukan yaitu 9 ribu rupiah/kg dan harga produksi 6 ribu rupiah/kg. Ini artinya pendapatan yang diperoleh pada satu musim tanam sebesar 54 juta rupiah.

Analisis Revenue Cost Ratio (R/C)

Analisa ini merupakan suatu perbandingan antara pendapatan dengan biaya total keseluruhan dalam memproduksi suatu barang. Jika nilai dari R/C semakin tinggi maka profit yang dihasilkan akan lebih besar. Tujuan dari penggunaan analisis ini untuk melihat sejauh mana keuntungan usaha dalam satu periode tertentu.

Bagaimana jika nilai dari R/C rendah? Tentu secara otomatis analisa usaha tani cabai merah yang diterapkan oleh para petani desa A akan mengalami kerugian. Dari hasil dari R/C yang telah dicari menunjukkan bahwa petani desa A mendapatkan keuntungan sebesar 2 rupiah (setiap 1 rupiah pengeluaran).

Baca Juga : Analisa Usaha Nasi Goreng Kekinian Perlu Anda Tahu Agar Keuntungan Sesuai Harapan

Itulah beberapa analisa usaha tani cabai merah yang bisa dijadikan sebagai patokan apabila ingin mulai menjadi distributor dari sayuran ini. Untuk angka dan nilai jual sangat bergantung lokasi masing-masing individu dalam menggiatkan usaha yang berbasis hortikultura tersebut.

Related posts