Berikut Materi Akuntansi Perpajakan Dasar yang Harus Diketahui

Bagi yang berkecimpung di dunia perpajakan atau seorang mahasiswa yang mengambil mata kuliah perpajakan, mengetahui materi akuntansi perpajakan adalah hal yang wajib. Akuntansi sendiri tidak sekedar muncul di dunia perpajakan saja melainkan hampir setiap lini industri. Dengan memahami akuntansi khusus perpajakan, membuat laporan dan pembukuannya menjadi lebih mudah.

Sebagai dasar mempelajari materi ini, beberapa hal perlu diketahui mulai dari pengertian akuntansi perpajakan itu sendiri hingga prinsip dan fungsinya. Bagi para wajib pajak khususnya perusahaan, ilmu ini dapat digunakan untuk menentukan berapa besar jumlah penghasilan yang terkena pajak. Perhitungan tersebut mengacu pada Undang-Undang perpajakan dan tidak boleh hanya dikira-kira saja.

Bacaan Lainnya

Akuntansi Perpajakan dari Segi Pengertian dan Prinsipnya

Sebagai pengetahuan dasar, materi akuntansi perpajakan dimulai dari pengertiannya terlebih dahulu. Akuntansi perpajakan sendiri merupakan salah satu dari cabang ilmu akuntansi secara umum. Segala hal terkait pencatatan hingga penyusunan laporan transaksi keuangan dan nilai pajak yang harus ditunaikan oleh Wajib Pajak (WP) dibahas pada ilmu ini.

Baca Juga : Siap Lolos CPNS dengan Persiapkan Materi TKB CPNS dengan Matang untuk 5 Kementrian Ini!

Mulanya, istilah akuntansi tidak digunakan pada dunia perpajakan, melainkan lebih dikenal dengan istilah pembukuan. Semakin berkembangnya jaman, sistem akuntansi ini menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting. Tidak jauh berbeda dengan akuntansi biasa, akuntansi pajak sendiri menghasilkan sebuah laporan yang berupa laporan pajak. Adapun prinsip penting agar perhitungan perpajakan tepat adalah sebagai berikut:

1. Kesatuan

Dalam pandangan akuntansi perpajakan, setiap perusahaan adalah satu kesatuan ekonomi yang mana tidak bisa digabungkan dengan entitas ekonomi lain. Seperti halnya pemilik perusahaan maupun lembaga lain yang tidak memiliki hal secara hukum.

2. Historis

Mencatat keuangan yang real adalah hal yang wajib dalam prinsip historis. Contohnya, suatu perusahaan membeli aset dengan harga 200 juta. Dalam proses negosiasi, harga final yang didapatkan adalah 180 juta. Seorang akuntan harus mencatat nilai 180 juta sebab inilah harga final yang dibayarkan.

3. Pengungkapan Penuh

Segala hal yang berhubungan dengan uang harus dicatatkan dengan detail. Sama halnya dengan pencatatan aktivitas keuangan pada akuntansi perpajakan. Pencatatan tersebut haruslah informatif dan detail dimana setiap detail yang ditulis dapat membantu proses selanjutnya.

Akuntansi Perpajakan dari Segi Fungsinya

Secara sederhana, akuntansi perpajakan memang digunakan untuk mengetahui besaran pajak yang harus ditunaikan oleh Wajib Pajak. Di samping itu, ada fungsi lain dari proses pencatatan dalam akuntansi perpajakan yang akan berguna untuk banyak hal. Fungsi tersebut antara lain:

Baca Juga : Rangkuman Mata Pelajaran SDIT Kelas 1 Terbaru

  • Perencanaan Strategis. Dengan adanya pencatatan pajak yang informatif dan akurat, perencanaan strategis untuk kebutuhan di masa mendatang akan semakin mudah. Berkas pembayaran pajak dapat dijadikan bahan untuk menilai kinerja perusahaan pada periode sebelumnya.
  • Analisis. Berkas pembayaran pajak dapat pula menjadi bahan yang bisa dianalisis. Perusahaan atau Wajib Pajak akan lebih mudah mengetahui besaran pajak yang menjadi tanggungan di masa mendatang. Mengurus pajak kedepannya pun akan semakin mudah.
  • Laporan pajak yang tersusun rapi adalah satu dari banyak cara yang dapat dimanfaatkan untuk menyajikan laporan keuangan pada investor. Dengan laporan perpajakan yang baik, perusahaan akan dinilai memiliki performa yang sama baiknya.
  • Pembanding. Dokumentasi terkait data perpajakan yang telah disusun setiap tahun merupakan berkas yang sangat penting. Hal tersebut berguna untuk dijadikan pembanding yang akan menunjukkan perkembangan pajak tiap periode.

Demikian materi akuntansi perpajakan yang paling dasar dan harus diketahui oleh seorang akuntan maupun Wajib Pajak. Diharapkan pengetahuan tersebut dapat dijadikan pemahaman awal terkait akuntansi pajak sebelum terjun lebih dalam.

Pos terkait