SUV Lamborghini Urus Siap Jelajahi Indonesia
Lamborghini Urus (Foto: motorauthority.com)

SUV Lamborghini Urus Siap Jelajahi Indonesia

Selingkaran.com – Urus yakni SUV terbaru besutan Lamborghini bakal hadir pada tahun 2018 mendatang.  Menurut Andrea Baldi selaku General Manager Automobili Lamborghini Asia Pasific, mobil yang pertama kali ditampilkan sebagai konsep di tahun 2012 itu bakal menciptakan segmen baru.

Ini dikarenakan Urus tak seperti mobil SUV yang di luncurkan merek lain, Andrea mengklaim Urus bakal masuk ke dalam segmen SUV yang paling mewah.

SUV Lamborghini Urus Siap Jelajahi Indonesia 1

“Kehadiran Urus akan menciptakan pasar baru yang berbeda. Karena ini tidak masuk ke dalam segmen premium atau mobil mewah yang harganya mudah terjangkau,” ucapnya.

Jika memang benar seperti itu, lalu berapakah harga yang bakal di banderol oleh Lamborghini terhadap SUV besutannya ini?

“Kalau saya boleh memperkirakan, harganya di sekitaran Lamborghini Huracan. Belum ada SUV yang harganya segitu,” ungkapnya.

SUV Lamborghini Urus Siap Jelajahi Indonesia 2

Sedangkan Lamborghini Huracan dipasaran dibanderol dengan harga sekitar Rp 2,7 miliar di tanah Eropa. Dan di Indonesia sendiri harga Huracan dapat mencapai Rp 8 miliar.

Namun sayangnya, Andrea sendiri belum dapat memastikan kapan SUV yang memiliki tenaga mesin V10 ini bakal mendarat di Indonesia.

“Belum tahu, karena banyak prosedur dan regulasi yang harus diurus. Yang pasti kami hadirkan terlebih dahulu di pasar tradisional yaitu Amerika Serikat dan Eropa di awal tahun 2018. Untuk Indonesia mungkin sedikit terlambat, ya dua atau tiga bulan setelahnya,” jelasnya.

Ia pun menambahkan bahwa Lamborghini merasa cukup percaya diri dengan SUV terbaru mereka. Pasalnya potensi pasar SUV super mewah di Indonesia sangat terbuka luas. Bahkan belum ada pesaing yang masuk ke dalamnya.

SUV Lamborghini Urus Siap Jelajahi Indonesia 3

“Memang ini cukup berisiko, tetapi kami menaruh kepercayaan pada Urus. Kami telah menaruh investasi yang sangat besar pada proyek yang sangat berbeda ini. Selain itu, belum ada merek supercar yang ikutan ke dalam pasar SUV semakin membuat kami percaya diri,” tutupnya.

Dwi Bangun Prasetyo
Dwi Bangun Prasetyo
Kegemarannya mengutak atik mesin serta memantau perkembangan informasi otomotif terbaru, membuat penulis ini ingin sekali berbagi informasi yang ia telah dapatkan mengenai Otomotif.

Komentar Facebook