Cara Gampang Kenali Oli Mesin Motor Asli

Cara Gampang Kenali Oli Mesin Motor Asli

Setiap kendaraan perlu melakukan penggantian oli termasuk motor. Oli mesin motor berguna sebagai pelumas agar setiap komponen mesin tidak mudah aus ketika bergesekan.

Fungsi oli lainnya adalah sebagai perekat komponen mesin. Oli mampu membentuk lapisan pada setiap permukaan komponen mesin. Tujuannya memperkecil kerenggangan antara komponen. Oli juga mampu membersihkan hasil pembakaran, mencegah korosi, dan pereda daya kalor.

Bacaan Lainnya

Sayangnya, kini banyak sekali beredar oli motor palsu di pasaran. Gunakan cara membedakan oli mesin motor asli dan palsu di bawah ini dan terhindar dari risiko kerugian di kemudian hari!

Label, Barcode, dan Seal

Oli mesin motor palsu biasanya memakai label yang kusam. Pelaku pemalsuan menekan biaya pembuatan dengan memakai label yang tidak mencolok. Label pada kemasan oli asli berbahan vinyl.

Baca juga: Alasan Kenapa Mesin Motor Cepat Panas, Jarang yang Tahu!

Sementara, pada oli palsu memakai bahan bontax. Stiker vinyl lebih kuat dibandingkan dengan bontax. Label pada merek tertentu baru bisa terlihat jelas saat disinari dengan sinar ultraviolet.

Tidak semua oli resmi memiliki barcode. Namun, jika ada, cobalah untuk scanning. Apabila hasilnya error, ini pertanda oli tersebut palsu.

Barcode oli asli akan langsung merujuk ke situs perusahaan yang memproduksinya. Letak barcode ada pada bagian tutup maupun bodi samping oli.

Selain itu, kamu bisa periksa bagian seal aluminium foil yang ada di mulut botol. Oli asli memiliki logo merek dan tidak mudah dilepas. Oli palsu tidak mempunyai logo dan seal mudah sekali terkelupas.

Nomor ID Kemasan

Setiap oli dari berbagai merek umumnya memiliki nomor ID kemasan atau kode identitas. Oli mesin motor asli mempunyai nomor di label, bagian bawah botol atau tutupnya. Nomor identitas dicetak sama.

Oli palsu biasanya tidak memiliki kode identitas. Walaupun ada, tidak jarang tercetak berantakan.  Kemasan botol oli cenderung kusam dan hasil cetak tulisan tidak rapi.

Botol tidak mulus atau terdapat beberapa kerusakan. Botol oli asli memiliki tampilan dan warna yang lebih baik.

Warna Oli

Cara membedakan oli mesin motor asli dan palsu ialah dari warnanya. Oli asli terlihat lebih cerah dan bersih. Tampilan warna oli palsu sangat kontras, yakni lebih pekat dan keruh.

Setiap merek oli memiliki warna yang berbeda-beda. Beberapa ada yang berwarna merah, hijau, biru, bahkan kuning. Warna oli tidak memengaruhi kualitasnya, tetapi perbedaan komposisi bahan saja yang membuat warna oli beragam.

Baca juga: Metode Pemasangan Relay Klakson Motor Sederhana

Oli motor yang sudah keruh dan gelap menjadi pertanda untuk segera ganti oli. Perubahan warna oli yang semua terang menjadi lebih gelap adalah karena pencampurannya dengan sisa pembakaran mesin.

Tekstur Oli

Perbedaan selanjutnya adalah pada tekstur produk. Oli asli biasanya lebih kental dibandingkan yang palsu. Oli bertekstur kental berfungsi untuk memperhalus suara mesin kendaraan.

Tingkat kekentalan oli tiap merek berbeda satu dengan lainnya. Kekentalan oli diukur melalui kode SAE (Society of Automotive Engineer). Ada yang memiliki kode SAE 10W-30, 10W-40, atau SAE 20W-40, 20W-50.

Bagi motor keluaran terbaru disarankan menggunakan oli yang lebih encer seperti SAE 10W-40. Bila motor yang digunakan adalah generasi lama maka dianjurkan memakai oli yang lebih kental, seperti SAE 20W-40 sampai 20W-50.

Kekentalan oli dapat mempersempit kerenggangan antar komponen mesin. Terlebih ketika motor sudah digunakan dalam jangka waktu lama maka besar kemungkinan telah terjadi pengikiran di celah piston maupun dinding silinder.

Cium Baunya

Apabila kamu belum yakin betul apakah oli mesin motor yang dibeli asli atau palsu, cobalah untuk mencium baunya. Oli palsu memiliki bau yang tidak sedap, sedangkan oli asli memiliki bau khas.

Baca juga: Cara Memperbaiki Switch Rem Belakang Motor Matic, Mudah!

Penggunaan oli palsu sebagai pelumas tidak hanya merugikan secara finansial saja. Komponen mesin juga bisa rentan rusak karena tidak memakai bahan pelumas yang dianjurkan pabrik. Kamu bisa membeli oli motor pada bengkel atau toko resmi.

Penggantian oli mesin motor dilakukan setiap 4 bulan sekali atau jika menempuh jarak tertentu. Gunakan oli asli dan jangan mudah tergiur dengan harga murah. Cek kemasan, tekstur, warna, dan baunya untuk menghindari produk oli palsu yang sudah marak beredar di pasaran.

Pos terkait