Bagaimana Perhitungan Nilai Investasi Reksadana Agar Tahu Untung Ruginya, Berikut Penjelasannya!

Bagaimana Perhitungan Nilai Investasi Reksadana Agar Tahu Untung Ruginya, Berikut Penjelasannya!

Reksadana belakangan banyak menjadi pilihan bagi orang-orang yang hendak memulai bisnis investasi lantaran kabarnya punya peluang keuntungan yang besar. Namun, benarkah kabar yang beredar tersebut? Kemudian, bagaimana perhitungan nilai investasi reksadana yang benar agar tahu untung ruginya? Jika penasaran dengan jawabannya, maka sebaiknya sediakan waktu untuk membaca uraian berikut dengan seksama!

Mengenal Investasi Reksadana

Sebelum menjawab pertanyaan mengenai bagaimana perhitungan nilai investasi reksadana agar tahu untung ruginya? maka akan lebih tepat jika paham dahulu apa itu reksadana? Secara sederhana, reksadana ini dapat dikatakan sebagai investasi murah meriah yang bisa diikuti oleh calon investor meski dengan modal terbatas.

Bacaan Lainnya

Pada jenis investasi reksadana ini, seorang investor akan menyerahkan uangnya untuk diinvestasikan kepada pihak yang diberi nama Manajer Investasi. Berikutnya, Manajer Investasi akan menerapkan sejumlah pengelolaan terhadap dana tersebut untuk diinvestasikan ulang. Dari sana, MI akan melakukan pemantauan tersistem supaya reksadana dapat menghasilkan return yang menguntungkan bagi para investornya.

Baca Juga : Jangan Salah! Ini Beda Saham dan Reksadana yang Wajib Diketahui

Komponen Penting dalam Perhitungan Reksadana

Setelah memahami reksadana maka selanjutnya calon investor juga perlu untuk paham komponen terpenting dalam investasi ini. Yakni yang disebut dengan NAB (Nilai Investasi Bersih). NAB ini diartikan sebagai nilai keseluruhan dari dana-dana yang dikelola oleh pihak MI atas setiap produk reksadana yang diikuti oleh investornya.

Nilai tersebut didapat dari total harga pasar mutakhir dari setiap aset yang dikelola oleh MI baik yang berupa deposito, saham, obligasi atau yang lainnya yang terdapat dalam portofolio. Selanjutnya total harga ini akan dijumlahkan dengan biaya pencadangan bunganya. Baru kemudian akan dikurangi dengan biaya operasionalnya. Sehingga jadilah NAB yang bersih dari pengurangan selayaknya pajak.

Simulasi Perhitungan Nilai Investasi Reksadana

Ketika hendak melakukan perhitungan nilai investasi pada sebuah produk reksadana, sebenarnya sekarang tidak serumit dulu. Karena pihak pengelola banyak yang telah menyediakan alat yang disebut dengan Kalkulator Investasi. Melalui instrumen ini calon investor akan mendapatkan gambaran mengenai keuntungan reksadana yang diikuti secara rinci dan lebih akurat.

Baca Juga : Mengenal Investasi Reksa Dana BCA dan Cara Membelinya

Namun di sini perlu ditekankan, bahwa untuk memakai alat ini, maka terlebih dahulu calon investor harus menentukan sejumlah hal dasar. Mulai dari target dan tujuan dari investasi reksadana yang dilakukan sampai dengan estimasi return yang menjadi harapan. Dengan pertimbangan yang pas dan matang, maka seyogyanya reksadana menjadi lebih berpeluang menguntungkan.

Sebagai gambarannya, misal seorang karyawan tetap di sebuah perusahaan mempunyai gaji pokok tetap senilai 5 juta rupiah per bulan. Kemudian orang tersebut ingin mengalokasikan 10% dari gajinya untuk berinvestasi reksadana, maka ketemulah nilai 500 ribu perbulan yang disisihkan. Penyisihan tersebut akan dilakukan berjangka selama 4 tahun atau 48 bulan.

Apabila pada kasus tersebut investasi reksadana yang dipilih merupakan investasi dana campuran, maka return yang diharapkan dari pengelolaan sebesar 10%. Sehingga untuk estimasi nilai investasinya nanti sekitar 30 jutaan.

Dengan kalkulasi otomatis dengan poin-poin yang telah disebutkan sebelumnya. Yakni nilai aset bersih ditambah dengan biaya pencadangan bunga berdasarkan ketentuan yang ditetapkan, dikurangi dengan biaya operasional yang masing-masing punya patokan berbeda.

Baca Juga : Cara Investasi di Danareksa Secara Online

Itulah tadi sejumlah uraian yang dapat menerangkan mengenai bagaimana perhitungan nilai investasi reksadana agar tahu untung ruginya. Setelah memahami sejumlah poin yang telah dijelaskan, bagaimana, masih tertarik dengan investasi ini? Jika iya, maka pastikan untuk melakukan estimasi perhitungan yang mantap dan matang, agar tidak salah jalan dan menyesal kemudian!

Pos terkait