Cara Berdiet Untuk Para Penderita Obesitas (Kegemukan)

Cara Berdiet Untuk Para Penderita Obesitas (Kegemukan)

Selingkaran.com – Tak sedikit orang yang ingin memiliki tubuh yang ideal, namun apalah daya, ketika pola hidup sudah terlampau nyaman dan enak banyak orang juga terperdaya atas kenikmatan hidup yang mungkin bisa dibilang tanpa ada aktifitas fisik sama sekali, apalagi di zaman yang serba modern dan canggih ini, aktifitas manusia untuk melakukan suatu hal sudah terbantu dengan teknologi-teknologi yang ada.

Maka dari itulah, banyak yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan, ditambah lagi saat ini sudah banyak bermunculan makanan-makanan cepat saji atau fast food dan juga junk food yang sangat menggugah selera banget, dan sangat sedap dipandang. Siapa sih yang tidak tergoda akan kenikmatan makanan-makanan cepat saji, termasuk salah satunya adalah kita.

Hal itu lah yang membuat tubuh akan terus menumpuk lemak, karena asupan kalori yang dikonsumsi tidak sebanding dengan aktivitas tubuh yang minim, jadi kalori-kalori yang tersisah akan disimpan oleh tubuh untuk energi cadangan, namun alih-alih menyimpan energi malah kalori terus disimpan dan menjadi lemak yang sulit untuk dihilangkan. Jika sudah begini, biasanya penyesalan mulai muncul dan lebih keselnya lagi posisi saat ini sudah sulit untuk mendapatkan tubuh yang ideal.

Apakah tidak bisa? ya tentu bisa.. namun ada syaratnya.

Syaratnya apa? yang paling utama ada Niat & Konsisten, baru setelah itu Diet, dan Olahraga.

Ah.. itu mah anak TK juga sudah tau..! Lah jika sudah tau, kenapa kamu kok gak melakukan apa-apa..

Yang lebih mudah ada? yang sudah gagal banyak .. heheheh

Ya itulah, jika anda dalam membentuk tubuh gemuk dengan cara nikmat, sedap, dan hanya tidur lalu makan makanan yang enak saja, lain hanya jika anda ingin kembali kebentuk badan yang ideal.

Untuk membentuk tubuh yang ideal pastinya kita akan merubah pola hidup sebelumnya 360 derajat terlebih lagi bagi penderita obesitas, ke pola hidup sehat yang baru, dan pastinya untuk hal seperti ini, tidak ada yang namanya nikmat enak dan hanya tidur-tiduran saja.

Perlu di ingat, disini saya bukannya menakut-nakuti Anda atau saya mempersulit, disini saya cuma bicara realitas, jadi tidak ada yang mudah untuk mengubah suatu hal yang biasa kita bilang “Terlanjur” atau bahasa jawanya “Wes Kadung”, namung tergantung dari niat Anda, apakah Anda ingin sungguh-sungguh atau tidak.

Bagi yang ingin sungguh-sungguh, bisa gunakan cara-cara diet serta pola olahraga berikut ini.

Untuk informasi penderita bisa dibagi menjadi 3 kelompok, yakni :

Kelompok A

Kelompok ini terdiri dari orang-orang  yang masih dapat melakukan kegiatan latihan beban secara normal dan juga mampu melakukan latihan-latihan kardio walau dengan intensitas rendah hingga sedang.

Kelompok B

Untuk kelompok B, penderita hampir tidak mampu melakukan angkat beban namun masih bisa saat latihan kardio ringa, program yang paling tepat adalah fokus pada latihan kardio ringan-hingga sedang untuk beberapa minggu terlebih dahulu.

Kelompok C

Kelompok ini bisa dibilang yang paling sulit, yakni terdiri dari orang-orang penderita obesitas yang memilki masalah motoris jika sedang melakukan aktivitas fisik dalam waktu yang cukup lama.

Pola Makan Bagi Penderita Obesitas

Sarapan
• 1 omelet telur atau telur rebus
• 3 potong roti gandum utuh / 1 cup oatmeal

Snack Siang
• 2 potong roti gandum / 1 cup oatmeal
• 2 buah apel / jeruk / pir

Makan Siang
• 150-250gram dada ayam / ikan / sapi
• 100-150gram nasi merah
• 100gram sayuran

Snack Sore
• Selai kacang dan roti gandum
• Jus buah bebas gula

Makan Malam
• 150gram dada ayam / ikan / sapi
• 80gram nasi merah
• 100gram sayuran

Pola Latihan Bagi Penderita Obesitas

Kelompok A

Hari 1:
Masing-masing latihan dilakukan dalam 3 Set 10 Repetisi

Incline Bench Flyes

Incline Bench Flyes - Selingkaran

Incline Bench Press

Incline Bench Press - Selingkaran

Standing Cable Flyes

Standing Cable Flyes - Selingkaran

Front Raise and Pullover

Front Raise and Pullover - Selingkaran

Deadlifts

Deadlifts - Selingkaran

Hari 2:
Latihan kardio ringan hingga sedang (Jalan kaki, lari-lari kecil, berenang, dsb ) dengan durasi 40-60 menit

Hari 3
Masing-masing latihan dilakukan dalam 3 Set 10 Repetisi.

Dumbbell Lateral Raises

Dumbbell Lateral Raises - Selingkaran

Arnold Dumbbell Presses

Arnold Dumbbell Presses - Selingkaran

Incline Dumbbell Curls

Incline Dumbbell Curls - Selingkaran

Seated Triceps Press

Seated Triceps Press - Selingkaran

Triceps Pushdown

Triceps Pushdown - Selingkaran

Hari 4:
Latihan kardio ringan hingga sedang (Jalan kaki, lari maraton, bersepeda, berenang, dsb)

Hari 5:
Masing-masing latihan dilakukan dalam 3 Set 10 Repetisi

Triceps Pushdown

Triceps Pushdown - Selingkaran

Leg Extensions

Leg Extensions - Selingkaran

Hamstring Curls

Hamstring Curls - Selingkaran

Seated Calf Raises

Seated Calf Raises - Selingkaran

Abduction

Abduction - Selingkaran

Hari 6-7 : Istirahat

Kelompok B
5-6 hari latihan kardio ringan dengan durasi 60 menit perhari. Latihannya seperti:
• Jalan kaki
• Jogging
• Bersepeda
• Rowing
• Berenang
• Aerobik
• Atau latihan kardio lain yang mampu dilakukan

Pola Latihan Kelompok C

Seperti yang telah dibahas diatas, kelompok c adalah kelompok yang memiliki keluhan atau masalah pada motoriknya ketika melakukan aktivitas fisik dengan intensitas rendah maupun tinggi. Untuk mengatasinya, disarankan untuk melakukan latihan secara bertahap, mulai dari mengangkat dumbbell ringan terlebih dahulu sambil duduk dikursi, atau juga disaat mereka sedang bersantai, dengan menggerak-gerakan tangan dan seolah sedang latihan.

Jika benar-benar tidak ada dumbbell dan anda ragu untuk pergi ke gym, anda juga dapat memanfaatkan perabotan rumah tangga, seperti botol minuman, buku, maupun bola atau apapun yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk latihan.

Lakukan hal ini 5-10 menit dalam sehari, dan jika mulai terbiasa cobalah untuk meningkatkan intensitas latihan, hingga benar-benar bisa untuk latihan dengan intensitas tinggi.

Sumber : http://duniafitnes.com/fat-loss/panduan-latihan-diet-bagi-penderita-obesitas.html

Baca Juga

Tips Menurunkan Berat Badan

Manfaat Beras Merah

Ragil Wahyu Kurniawan
Ragil Wahyu Kurniawan
Anak bontot dari empat bersaudara, lelaki kedua setelah Ayahanda di dalam keluarga. Dibesarkan didalam keluarga yang disiplin dengan ajaran penuh norma dan sopan santun.

Komentar Facebook