Pengertian Tentang Rata-rata Dan bagaimana Cara Menghitung Rata Rata

Pengertian Tentang Rata-rata Dan bagaimana Cara Menghitung Rata Rata

Cara menghitung rata rata harus bisa dipahami oleh pengguna dengan baik, sebab menghitung rata-rata ini akan sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari. Penghitungan rata-rata sendiri biasanya digunakan untuk membandingkan dari satu kelompok dengan kelompok lain. Atau yang sering digunakan dalam penghitungan ini adalah untuk menghitung rata rata.

Bagi yang masih bingung, atau belum paham atau memang sedang ingin belajar pengguna bisa simak artikel ini. Karena pada artikel ini akan dijelaskan secara mudah bagaimana cara menghitung rata-rata dengan penjelasan yang sekiranya akan mudah dipahami dan tidak terlalu rumit. Untuk itu bisa langsung simak uraian berikut.

Bacaan Lainnya

Pengertian Tentang Rata-rata

Rata-rata sendiri merupakan suatu angka yang menjelaskan secara simpel sebuah data. Dalam bahasa Indonesia rata-rata juga biasa dengan penyebutan rerata atau kadang juga disebut dengan rataan. Jika dalam bahasa Inggris maka rata-rata ini sering disebut dengan mean. Namun tetap intinya sama hanya berbeda dalam penyebutan saja.

Baca Juga : Beginilah Cara Menghitung Diskon dengan Mudah Beserta Penjelasan Lainnya

Jadi rata-rata ini meski hanya satu atau dua angka saja namun bisa digunakan untuk menjelaskan sebuah keterangan dengan sangat simpel. Dapat digunakan untuk menjelaskan suatu ukuran dengan jelas tanpa harus menyebutkan secara runtut sekalipun. Rata-rata sendiri biasanya digunakan untuk sebuah ukuran, nilai, berat dan sebagainya.

Fungsi Hitungan Rata-Rata

Penghitungan rata-rata ini dapat menggambarkan suatu kelompok dengan sangat singkat dan dapat mewakili nilai suatu kelompok dengan satu atau dua angka saja. Namun nilai rata-rata ini tidak bisa digunakan untuk menentukan suatu data tertentu. Tapi bisa digunakan untuk membandingkan antara data satu dengan data lainnya atau dengan nilai satu dengan nilai lainnya.

Tidak bisa digunakan untuk menentukan data tertentu ini seperti jika si murid B mendapatkan nilai rata-rata sebesar 80. Maka tidak bisa disimpulkan bahwa seluruh nilai murid B tersebut pasti di atas dari 70. Sedang rata-rata bisa digunakan untuk membandingkan antara nilai rata-rata satu dengan yang lain seperti antara milik si A dan B.

Cara Menghitung Rata Rata

Pada pembahasan cara menghitung rata rata akan ada penjelasan sendiri-sendiri. Mulai dari yang memang hanya menghitung rata-ratanya saja dan ada juga menghitung nilai rata-rata dengan tambahan data. Ada juga penghitungan nilai rata-rata dengan pengurangan data.

Cara menghitung rata rata yang akan dijelaskan di bawah ini adalah menggunakan rumus aritmatika. Karena tentunya rumus yang satu ini lebih mudah digunakan dan mudah untuk dipahami daripada rumus Geometri atau harmonik. Ada beberapa cara juga di setiap masalah yang ditemukan, jadi tetap simak uraian berikut.

1. Melakukan Perhitungan Nilai Rata-rata Dasar

Mencari atau menghitung suatu jumlah atau nilai rata-rata ini bisa memakai rumus yang paling gampang yaitu dengan jumlah nilai dibagi (÷) dengan banyaknya data. Seperti contoh di sebuah kelas terdapat 15 murid dengan rincian nilai 79, 85, 80, 70, 85, 78, 96, 79, 83, 96, 85, 80, 60, 70, 95. Dari semua nilai siswa tersebut semua ditambahkan menjadi satu jadi semuanya menjadi 1.221

Dari jumlah tersebut pengguna bisa langsung membaginya dengan jumlah data, jumlah data pada contoh tersebut adalah terdapat 15 murid atau data. Jadi jumlah nilai dibagi jumlah data 1.221÷15= 81.4. Berarti nilai rata-rata dalam kelas tersebut adalah 81.4.

Baca Juga : Cara Menghitung Median dengan Mudah

2. Menghitung Nilai Rata-rata Dengan Penambahan Data

Di Dalam pembahasan cara menghitung rata rata dengan data tambahan cara yang digunakan sudah berbeda-beda dari cara sebelumnya yang hanya menghitung nilai rata-ratanya saja. Dalam poin ini, apabila menemukan kasus seperti terdapat dua atau tiga siswa yang mengikuti ujian susulan. Sedang nilai ujian siswa sebelumnya sudah ditetapkan nilai rata-ratanya.

Jadi rumus yang digunakan adalah nilai rata-rata kemarin dikali dengan jumlah data kemarin. Contoh jika nilai rata-ratanya adalah 86 kemudian dikali dengan jumlah data. 86×8= 688 berikutnya dari jumlah tersebut ditambah dengan nilai yang mengikuti ujian susulan 688+87+100=875. Kemudian jumlah data keduanya ditambahkan 8+2= 10 lakukan pembagian seperti pada poin di atas 875÷10= 87.5.

3. Menghitung Nilai Rata-rata Dengan Pengurangan Data

Mencari nilai rata-rata dengan pengurangan data ini seperti pada contoh Si A membeli buah mangga 10 biji dengan rata-rata berat timbangannya 300 gram. Jadi jumlah rata-rata dikalikan dengan jumlah data 300×10=3.000. Dalam hal ini dari sepuluh mangga tersebut sudah dimakan sebanyak dua biji jadi hitungan rata-rata dari mangga tersebut juga pastinya akan berubah.

Dari jumlah perkalian tersebut dikurangi jumlah yang sudah dimakan tadi contoh yang dimakan memiliki berat masing-masing 80 gram dan 90 gram maka 3.000-(180+190)=2630. Kemudian setelahnya jumlah data sebelumnya dikurangi 10-2=8 hasil tersebut digunakan untuk membagi pengurangan jumlah berat tadi 2630÷8=328.75. Jadi berat rata-rata mangga tersebut adalah 328.75 gram.

4. Menghitung Nilai Rata-rata Gabungan

Selanjutnya adalah bagaimana cara menghitung rata rata dari jumlah gabungan. Jumlah gabungan ini jika menemui masalah untuk memutuskan nilai dari dua kelompok A dan B, misalnya. Dalam hal ini caranya masih sama dengan yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya dan hanya akan ada sedikit penambahan.

Jadi jumlah nilai dari kelompok A dan jumlah nilai dari kelompok B dikalikan dengan jumlah data pada masing-masing kelompok tersebut terlebih dahulu. Contoh nilai rata-rata kelompok A adalah 85 dengan jumlah data 15 dan nilai rata-rata pada kelopak B adalah 92 dengan jumlah data 22. Jadi 85×15=1.275 dan juga 92×22=2.024

Baca Juga : Panduan Mengenai Cara Menghitung HPP Terlengkap Beserta Contoh

Langkah selanjutnya untuk mendapatkan jumlah rata-rata adalah dengan membagi jumlah gabungan nila dengan jumlah gabungan data. Seperti contoh jumlah nilai gabungan 1.275+2024=3299. Sedang jumlah nilai data 15+22=37 hasil tersebut kemudian dilakukan pembagian 3299÷37= 89,1621622. hasil tersebut adalah yang dinamakan dengan jumlah rata-rata atau rerata.

Beberapa Rumus Yang Digunakan Untuk Mencari Rata-rata

Ya, setiap suatu perhitungan pastinya memiliki rumus masing-masing, bahkan Kadang minimal memiliki dua cara. Namun semakin tinggi buku pelajaran maka semakin runtut dan ada banyak cara yang bisa dipergunakan untuk menghitung rata-rata. Rumus yang bisa digunakan untuk masalah ini seperti Geometri, Aritmatika, dan Harmonika.

Tentunya setiap rumus yang diberikan pada setiap nama tersebut memiliki caranya masing-masing. Tinggal bagaimana otak bisa bekerja, maka baru bisa menentukan yang mana yang menurut pengguna mudah dipraktekkan. Namun tetap, rumus dari Aritmatika lebih dibilang mudah karena caranya yang tidak begitu rumit, dan kebanyakan juga memilih menggunakan rumus tersebut.

Nah berikut tadi pembahasan mengenai rata-rata dan bagaimana cara menghitung rata rata sebuah data atau nilai. Sebenarnya pengguna tentu bisa menentukan akan menggunakan rumus yang seperti apa, yang memang menurut pengguna lebih mudah di pahami. Apabila mungkin cara yang sudah disebutkan diatas tadi dianggap terlalu rumit atau sebagainya.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menghitung Bunga Deposito BRI, Ini Uraiannya!

Penghitungan jumlah rata-rata memang sering sekali diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, oleh karena itu ilmu yang satu ini sangat berguna. Bagi sebagian orang mungkin ilmu seperti ini sangat diperlukan atau bahkan wajib untuk dipelajari. Untuk yang masih belum paham, maka bisa dipelajari dengan cermat cara yang sudah disebutkan di atas ya.

 

Pos terkait