Panduan Mengenai Cara Menghitung HPP Terlengkap Beserta Contoh

Panduan Mengenai Cara Menghitung HPP Terlengkap Beserta Contoh

Harga Pokok Penjualan merupakan unsur penting dan harus diperhitungkan dalam dunia usaha, sebab indikator tersebut termasuk ke dalam laba rugi suatu perusahaan. Biasanya perhitungan HPP dilakukan oleh perusahaan dagang yang memberlakukan sistem jual beli barang, baik diproduksi sendiri maupun sebagai agen distribusi. Cara menghitung HPP relatif mudah dilakukan apabila memahami sistematika serta komponen yang terkandung di dalamnya.

Setiap perusahaan dagang pasti secara cermat mengamati dan mempertimbangkan HPP seluruh proses bisnis yang berlaku. Tujuannya tentu saja untuk mengukur biaya produksi, mengendalikan pembelian bahan baku dan tenaga kerja setiap produksi, sehingga menghasilkan harga jual tepat. Untuk lebih jelas lagi mengenai perhitungan HPP bisa menyimak ulasan yang akan dijelaskan di bawah ini;

Bacaan Lainnya

Komponen dalam Perhitungan HPP

Secara garis besar, komponen dalam menghitung Harga Pokok Penjualan terbagi atas tiga post yang memiliki perhitungannya masing-masing. Tentunya jika ingin menyusun HPP untuk perusahaan dagang wajib memahaminya agar hasil akhir yang didapat tidak mengalami kesalahan. Berikut adalah beberapa komponen yang bisa mempersingkat waktu ketika sedang menentukan HPP, yaitu antara lain:

Baca Juga : Bingung Cari Ide Bisnis yg Jarang Dilirik Orang Tapi Punya Untung Besar Ini 5 Rekomendasinya

1. Persediaan Awal

Cara menghitung HPP pasti dimulai dari pengumpulan informasi mengenai persediaan awal barang dagang di awal periode akuntansi perusahaan. Post tersebut bisa didapatkan dari neraca saldo awal di tahun sebelumnya, atau neraca saldo awal periode berjalan. Persediaan awal sangatlah penting, sebab digunakan sebagai pembanding dengan jumlah persediaan periode sebelumnya.

Perbandingan tersebut dijadikan sebagai penanda seberapa banyak pergeseran bisnis yang terjadi. Selain itu, data persediaan awal juga digunakan untuk menjelajahi tren penjualan terbaru dan operasional bisnis. Tujuannya untuk memperbaharui model bisnis yang didasari oleh data paling segar yang dimiliki oleh perusahaan.

2. Pembelian dan Penjualan Bersih

Dalam perhitungan HPP, pembelian bersih sama artinya dengan total pembelian barang dagang baik tunai maupun kredit. Besaran pembelian bersih berasal dari total pembelian barang ditambah ongkos angkut, kemudian dikurang jumlah retur pembelian dan potongan. Sementara penjualan bersih merupakan hasil penjualan dikurang retur penjualan yang digabung dengan potongan penjualan.

3. Persediaan Barang Akhir

Komponen terakhir sebelum menyusun HPP yakni jumlah persediaan barang dagang akhir. Total saldo dari post tersebut bisa dilihat dari data penyesuaian perusahaan di akhir periode akuntansi baik di akhir bulan ataupun akhir tahun. Selain itu, pada perusahaan yang masih dalam kategori sederhana, persediaan barang akhir didapat dari hasil perhitungan stock opname.

Cara Menghitung HPP Secara Berurutan

Perlu diingat, dalam melaksanakan perhitungan Harga Pokok Penjualan harus runtut, karena tiap tahapan yang dilalui saling mempengaruhi satu sama lain. Jangan sampai terjadi kesalahan sedikitpun agar hasil akhir perhitungan HPP bisa langsung diaplikasikan dalam menentukan laporan laba rugi. Adapun langkah mudahnya adalah sebagai berikut:

Baca Juga : Ketahui Analisa Usaha Warung Kopi Indomie Agar Bisnis Bisa Berkembang Pesat!

1. Menghitung Persediaan yang Digunakan

Persediaan yang masuk ke dalam perhitungan HPP yakni bahan-bahan yang diproses dalam pembuatan produk tertentu. Hasil perhitungan tersebut didapat dari penjumlahan persediaan awal dan pembelian, lalu dikurang persediaan akhir. Penulisan rumus yang tepat untuk menghitung persediaan yang digunakan yakni;

(Persediaan yang Digunakan = Persediaan Awal + Pembelian Bahan – Persediaan Barang Akhir)

2. Mengkalkulasikan Production Cost dan Harga Produksi

Mengkalkulasikan Production Cost dan harga produksi pokok merupakan cara menghitung HPP yang dilakukan setelah nilai persediaan bahan baku ditemukan. Penentuan biaya produksi bisa didapat dari hasil penjumlahan bahan baku, karyawan dan overhead cost. Rumus untuk mencari biaya produksi yaitu;

Total Produksi = Bahan Baku + Karyawan + Overhead Cost

Jika sudah mendapatkan hasil biaya produksi, barulah bisa menentukan Harga Pokok Produksi. Perhitungannya secara sederhana yakni dengan menjumlahkan seluruh total biaya produksi dan persediaan bahan baku yang digunakan. Kemudian barulah dikurangi persediaan barang akhir sebagai langkah lebih dekat menuju pencapaian Harga Pokok Penjualan yang sebenarnya.

3. Menentukan Harga Pokok Penjualan

Apabila seluruh nilai-nilai yang telah dijabarkan di atas telah terpenuhi, maka menghitung Harga Pokok Penjualan bisa dilakukan dengan mudah. Tetapi perlu diingat, pastikan setiap perhitungan bahan baku yang digunakan, biaya produksi, serta total biaya produksi sebaiknya diperiksa kembali agar dapat meminimalisir timbulnya kesalahan perhitungan HPP. Jika sudah melakukannya, berikut rumus menentukan HPP;

Harga Pokok Penjualan = Pembelian Netto + Persediaan Pertama –Persediaan Terakhir

Baca Juga : Cara Investasi Alfamart 5 Juta Melalui Bizhare

Contoh Perhitungan HPP

Ada banyak varian dalam menghitung HPP suatu siklus bisnis barang dagang, tetapi apabila telah memahami konsep perhitungan tersebut semua akan lebih mudah. Meski begitu rasanya kurang cukup hanya dengan mengetahui komponen di dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan tanpa contoh konkret untuk dijadikan pedoman. Berikut contoh kasus pengerjaan HPP yang bisa diikuti;

1. Perhitungan HPP Sederhana

Perhitungan HPP sederhana biasanya dijumpai pada perusahaan dagang skala kecil dengan siklus perputaran barang yang lebih mudah terorganisir. Nilai-nilai dalam perhitungan tersebut akan lebih cepat didapatkan karena cenderung tidak berubah. Pengguna tinggal memasukkannya ke dalam rumus yang telah dijelaskan di atas. Berikut contoh perhitungan HPP sederhana;

  1. Rumah Bahagia, distributor alat bersih-bersih rumah tangga mengerjakan laporan keuangan akhir tahun 2021 dan akan menghitung jumlah persediaan yang telah dituangkan dalam data-data berikut;
  • Persediaan awal tahun 2021 = Rp 500 juta
  • Pembelian barang selama tahun berjalan (2021) = Rp 890 juta
  • Persediaan akhir 2021 = Rp 420 juta

Hitunglah Harga Pokok Penjualan yang dihasilkan oleh PT. Rumah Bahagia

Jawab:

HPP = Pembelian Netto + Persediaan Awal – Persediaan Akhir

= Rp 890 juta + Rp 500 juta – 420 juta = Rp 970 juta

2. Perhitungan HPP apabila Terdapat Informasi Tambahan

Terkadang sering kali ditemui model perhitungan yang sedikit berbeda dari cara menghitung HPP biasa. Kondisi tersebut terjadi apabila saat masa transaksi penjualan berjalan terdapat potongan, rabat maupun retur. Hal ini akan mempengaruhi total keseluruhan dari Harga Pokok Penjualan perusahaan. Bagi orang awam, kondisi tersebut cukup membosankan karena informasi yang perlu dikumpulkan menjadi lebih banyak.

Tidak menutup kemungkinan selama transaksi berjalan dalam satu tahun pasti akan ada saja post-post tidak terduga yang masuk dalam perhitungan Harga Pokok Penjualan. Namun tidak perlu cemas atau bingung dalam menghitung HPP jika menemukan kasus yang seperti itu, sebab contoh di bawah akan memberikan gambaran yang jelas. Berikut contoh uraian perhitungan HPP apabila terdapat informasi tambahan;

Baca Juga : Analisis Peluang Usaha Bisnis Hampers dan Kelemahannya yang Harus Diwaspadai

Selama tahun 2021 sebuah perusahaan melakukan pembelian produk elektronik dengan total nilai Rp600.000.000,00 dan ongkos angkut pembelian mencapai Rp300.000.000,00. Dari pembelian tersebut ternyata mendapat potongan sebesar Rp100.000.000,00 serta adanya pengembalian barang kepada penjual senilai Rp40.000.000,00. Hitunglah HPP dari total keseluruhan transaksi tersebut!

Jawab:

HPP = (Pembelian + Ongkos Angkutan Pembelian) – (Potongan – Retur Barang)

= {Rp600.000.000,00 + Rp300.000.000,00} – {Rp100.000.000,00 + Rp40.000.000,00}

= Rp760.000.00,00

Perhitungan Harga Pokok Penjualan di dalam sebuah perusahaan dagang sekiranya harus tepat agar tidak mengacaukan hasil laporan lainnya, termasuk laba rugi. Tentunya penting bagi orang yang menggeluti pekerjaan tersebut untuk menguasainya. Adapun panduan mengenai cara menghitung HPP di atas beserta contohnya bisa dijadikan sebagai acuan selama mengerjakan proses tersebut di dalam perusahaan dagang.

Pos terkait