Alasan Kenapa Mesin Motor Cepat Panas, Jarang yang Tahu!

kenapa mesin motor cepat panas
kenapa mesin motor cepat panas

Motor menjadi kendaraan andalan bagi banyak orang karena penggunaannya lebih menghemat bensin dan menghemat waktu perjalanan. Meski memiliki banyak kelebihan, semakin sering digunakan performa motor akan semakin menurun. Banyak orang bertanya kenapa mesin motor cepat panas, padahal perawatan mesin rutin dilakukan. Berikut ini merupakan beberapa alasan mengapa mesin motor cepat panas:

1. Jarang Ganti Oli

Fungsi oli untuk mesin motor adalah sebagai pelumas agar kinerja mesin lebih enteng. Tanpa adanya oli, mesin jadi lebih sering mengalami gesekan sehingga mesin motor cepat aus dan panas. Tidak cukup dengan menggunakan oli saja, penggantian oli baru juga perlu dilakukan untuk menjaga mesin agar kinerjanya tidak terlalu berat.

Adapun waktu penggantian oli dilakukan ketika jarak tempuh motor sekitar 2500 KM. Pada kondisi itu, kualitas oli sudah menurun sehingga membuat mesin bekerja lebih berat. Ketika jarak tempuh melebihi 2500 KM dan oli tidak segera diganti, hal itulah yang menjadi alasan kenapa mesin motor cepat panas atau overheat.

2. Jenis Oli yang Tidak Cocok

Masih banyak diabaikan, jenis oli juga sangat berpengaruh terhadap performa motor. Pada umumnya, oli dibuat dengan standar khusus untuk berbagai kebutuhan mesin. Tujuan utama penggunaan oli adalah untuk meringankan kinerja mesin sehingga kendaraan dapat berjalan dengan baik.

Sebelum memutuskan untuk memakai oli, ada baiknya untuk melihat spesifikasi dari oli tersebut. Saat ini sudah banyak tersedia oli dengan harga yang terjangkau dan memiliki sertifikasi serta standarisasi mesin. Untuk itu, pastikan untuk memilih jenis oli yang tepat.

3. Terlalu Irit Menggunakan Bahan Bakar

Penyebab lain kenapa mesin motor cepat panas adalah karena pengaturan bahan bakar yang terlalu irit. Banyak orang mengatur mesin sepeda motor guna meminimalisir penggunaan bahan bakar. Namun, hal itu sebenarnya malah membuat performa mesin menurun dan malah menambah biaya perawatan pada motor.

Untuk mengatasi hal ini, pengaturan kembali pada mesin perlu dilakukan. Adapun cara setting mesin adalah dengan mengatur sekrup yang terdapat pada karburator. Sekrup dapat dipindahkan dengan posisi sedekat mungkin ke arah brebet.

4. Banyak Kerak di Ruang Bakar Mesin

Selain penggunaan oli yang tepat, sisa pembakaran yang tidak sempurna pada mesin seringkali menimbulkan kerak. Adanya kerak yang menumpuk tentunya akan menghambat kerja mesin menjadi lebih berat dan berakhir dengan overheat.

Pembakaran tidak sempurna pada mesin juga dapat disebabkan oleh pemakaian bahan bakar beroktan rendah. Semakin besar kompresi mesin, maka diperlukan oktan yang tinggi pula. Pemakaian oktan rendah pada mesin hanya akan menyebabkan detonasi pada kendaraan.

5. Gangguan pada Kipas Pendingin

Sama halnya dengan kendaraan roda empat, sepeda motor juga memiliki kipas pendingin untuk mempertahan temperature. Kipas pendingin pada sepeda motor akan berputar secara otomatis ketika mesin motor dalam keadaan suhu tinggi (overheat).

Ketika mesin motor sedang bekerja, maka akan terjadi kenaikan suhu secara perlahan. Jika mesin bekerja dalam waktu yang lama, maka suhu pada mesin akan semakin tinggi. Mesin pendingin yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan motor cepat panas hingga mengalami kemacetan pada piston.

Disamping berbagai manfaat yang didapatkan, penggunaan motor juga memerlukan perawatan yang rutin dan berkala. Kurangnya perawatan merupakan hal utama yang menyebabkan kenapa mesin motor cepat panas. Untuk itu, ada baiknya melakukan pengecekan dan perawatan minimal 1 bulan sekali untuk mempertahankan performa mesin motor.

 

Pos terkait