Apa Itu Remap ECU Mobil, Kelebihan dan Kekurangannya

apa itu remap ecu mobil

Bagi pecinta modifikasi kendaraan khususnya mobil pasti tidak asing lagi dengan remap ECU. Saat ini beberapa brand mobil juga telah menerapkan proses remap ECU pada seri keluaran terbaru mereka. Salah satu alasannya agar dapat mengeluarkan kelebihan baru pada produk mereka. Simak ulasan berikut untuk mengetahui apa itu remap ECU mobil lebih lanjut beserta kelebihan serta kekurangannya.

Mengenal Proses Remap ECU.

Remap ECU adalah proses pengalibrasian ulang program ECU mobil. Proses tersebut menggunakan software khusus yang terinstal dan diatur melalui komputer demi menyesuaikan kebutuhan yang diinginkan pengguna. Tuning atau Remapping ECU akan mengubah map atau data pada ECU yang awalnya hanya standar kemudian ditingkatkan performanya sesuai keinginan pengguna.

Bacaan Lainnya

Salah satu brand atau tipe mobil Toyota Kijang Innova masih diminati oleh pengguna kendaraan Indonesia lantaran kualitas kenyamanannya yang cocok dengan sebagian besar keluarga Indonesia. Melalui proses remap ECU kecepatan performa dari mobil Toyota Kijang Innova dapat lebih dimaksimalkan. Setelah mengetahui apa itu remap ECU berikut kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Remap ECU

1. Meningkatkan Tenaga Atau Performa Mobil

Beberapa bengkel tuning atau tempat modifikasi mobil dapat memperkirakan tenaga baru mobil yang akan diperoleh setelah diremap dapat mencapai 10 persen. Tentu penambahan tenaga yang cukup signifikan bagi mobil. Misal pada mobil Toyota King Innova dengan default tenaga 149 PS dapat ditingkatkan hingga mencapai 163.9 PS.

2. Meningkatkan Akselerasi Menjadi Lebih Besar

Kelebihan yang kedua adalah meningkatkan daya torsi pada mobil pasca dilakukan remap ECU. Torsi adalah besar gaya yang dikeluarkan oleh mesin untuk memutar benda atau ban mobil supaya bergerak. Semakin besar gaya torsi maka semakin laju kendaraan tersebut. Setelah diremap mobil bisa langsung jalan hanya dengan diinjak sedikit saja pada pedal gas mobil.

3. Tingkat Konsumsi BBM Menjadi Lebih Efisien

Manfaat dari proses remap ECU juga berdampak pada tingkat konsumsi bahan bakar kendaraan. Setelah dilakukan uji dan penerapan, remap ECU dinilai dapat mengurangi dan mengatur level konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Tingkat keiritan setelah dilakukan proses remap yakni sekitar 2 hingga 3 kilometer per liter dari setelan pabrik produksi mobil.

Baca Juga: 5 Penyebab ECU Mobil Rusak, Pengguna Wajib Tahu Agar Awet

Kekurangan Remap ECU Yang Tidak Berkualitas

1. Mobil Tidak Bisa Menyala

Jika belum mengenal apa itu remap ECU mobil dan asal modif mobil maka dapat menyebabkan hasil remap tidak maksimal. Kekurangan yang pertama jika remap ECU tidak bagus adalah mobil tidak dapat menyala. Untuk itu disarankan mencari bengkel tuning spesialis remap ECU dan sesuai dengan spesifikasi mobil.

2. Mesin Tidak Awet

Kekurangan selanjutnya adalah mesin menjadi tidak awet. Gambarannya adalah remap ECU seperti melepas segel standar mobil yang dibuat oleh pabrik. Mobil akan dipacu dengan kecepatan tinggi karena efek peningkatan tenaga yang lebih besar. Jika proses remap tidak baik maka kondisi mesin mobil tidak akan tahan lama.

Bahkan setelah proses remap pengguna harus rajin mengecek kondisi mesin. Tujuannya untuk mengecek apakah mobil butuh penggantian oli atau mungkin servis bagian lainnya. Jika tidak dilakukan pengecekan maka potensi kerusakan pada mesin mobil menjadi lebih besar.

Demikian penjelasan mengenai apa itu remap ECU mobil beserta kelebihan dan kekurangannya. Proses ini merupakan opsi bagi pengguna kendaraan mobil yang ingin meningkatkan kecepatan mobilnya. Hal tersebut dikarenakan tidak semua jenis mobil dapat diremap dengan mudah. Butuh pengecekan dan pertimbangan terlebih dahulu agar tidak terjadi kerusakan pada mesin mobil.

 

Pos terkait