Kenapasih? Kok saya Malas ngapa-ngapain?
Kenapasih, Kok saya Malas ngapa-ngapain

Kenapasih? Kok saya Malas ngapa-ngapain?

Selingkaran.com – Kenapa ya saya malas?, ih males banget deh mau pergi!, nanti aja lah masih mau males-malesan dulu, males banget ddeh bangun pagi-pagi, ini kan hari minggu jadi waktunya bermalas-malasan, itu bukan pekerjaanku kenapa harus aku yang mengerjakan.

Ungkapan-ungkapan diatas merupakan ungkapan dimana kondisi seseorang yang sedang tidak ingin melakukan hal apapun terkecuali diam dan tidak bergerak, bergaul bersama kasur, bantal dan guling lalu bercengkrama bersamanya selama mungkin hingga tidak bisa kita prediksi kapan berakhirnya.

Disini saya selaku Admin, ingin mengulas mengenai “Rasa Malas” yang sering hinggap di tubuh manusia, dan perlu diketahui Malas itu tidak ada obatnya loh netizen, obat pil, sirup atau bubuk juga gak bakal bisa ngatasin yang namanya Rasa Malas. Malas itu obatnya diri kita sendiri, jadi jika kita ingin menyalahkan siapa yang menjadi penyebab Malas itu datang? ya kita sendiri 🙂

Disini saya sedikit tertarik dengan buku yang saya baca, bukunya mungkin terbitan tahun lama yang berjudul “Berani Maju, Tanpa Rasa Malas” ditulis oleh Musklisin Al-Bonai Bin Amsar, 2009.

Didalam buku ditulis, mengapa seseorang itu menjadi malas, yaitu diantaranya :

1. Kemalasan yang dipicu oleh perubahan faktor eksternal

Misalkan begini, seorang pengusaha akan mendadak malas berusaha ketika uang hasil usahanya raib ditipu orang. Atau seorang mahasiswa mendadak malak ketika dosen atau guru kesayangan tidak lagi diberi tugas mengajar. Umumnya, kemasalasn ini bentuknya “state” atau sementara (temporer).

2. Kemalasan yang ditimbuklan karena MOOD

Mood adalah perubahan intensitas perasaan. Ada yang menyebutkan juga dengan istilah siklus kehidupan (life cycle). Kemalasan jenis ini umum dialami oleh hampir semua manusia, bahkan orang yang paling giat pun terkadan menghadapi saat-saat yang membuatnya merasa malas. Yang membedakan orang disini bukan soal pernah dan tidak pernahnya, tetapi adalah yang dilakukan saat detik-detik buruk itu tiba. Ada yang hanya melamun, jalan jalan kesana kemari tanpa tujuan, ada yang mengisinya dengan membaca, menonton dll.

3. Kemalasan yang diciptakan oleh diri sendiri

Kemalasan semacam ini bisa disebut “trait” bawaan. Bawaan disini bukan bawaan dari lahir atau yang sering kita sebut “takdir seseorang”. Bawaan disini maksudnya kita yang menciptakan, kita yang memilh, kita sendiri yang menjadi penyebabnya. Kemalasan seperti ini sfatnya permanen atau abadi. Selama kita tidak mengubahnya, selama itu pula kemalasan akan bertengger di dalam diri kita. Ada yang mengatakan, kemalasan bawaan ini tidak ada obatnya. Siapapun tidak dibekali mukjizat untuk menyembuhkan penyakit yang bernama Malas ini.

Sya’ir Melayu yang dilantunkan oleh Arbi Yasin

Malasi itu enak
Malas itu lemak
Malas itu nikmat,

Tapi sekaligus penyakit

Obat Malas Itu Ada

Pada hakikatnya, obat malas itu ada, dan benar-benar ada pada diri kita. Kenapa harus pegi ke apotek? kenapa harus pergi ke dukun?. Padahal kita telah menyediakan berbagai macam ramuan untuk mengobati rasa malas ini yang tidak berbentuk tablet, cairan, bubuk, ataupun sirup dan yang jelas obat ini telah dibungkus dengan rapi, siap dikonsumsi dan dirasakan khasiatnya bagi kehidupan kita dan semua orang.

Kutipan Super

Tidak sekali-kali aku menunda kesibukanku untuk esok hari
dikarenakan malas
Karena hari esok adalah hari-harinya orang yang lemah. (Sya’ir)

Mengurung diri dalam kamar yang sunyi
Bersama kekosongan yang membahayakanMerupakan  cara ampuh untuk membunuh diri. (A’idh Al-Qarni)

“Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan)
Kerjakanlah sungguh-sungguh (urusan) yang lain (QS. Al-insyirah:7)

Nantikan ulasan berikutnya mengenai “Rasa Malas” rasa malas ini memang sangat menarik sekali untuk dibahas, karena para ilmuan juga belum menemukan Pil, bubuk, ataupun sirup untuk mengatasi rasa malas ini, terlebih lagi jika Rasa malasnya sudah Akut, jadi jika anda rasakan tubuh anda, masuk dalam kategori yang mana dari 3 kategori penyebab rasa malas diatas?

Ragil Wahyu Kurniawan
Ragil Wahyu Kurniawan
Anak bontot dari empat bersaudara, lelaki kedua setelah Ayahanda di dalam keluarga. Dibesarkan didalam keluarga yang disiplin dengan ajaran penuh norma dan sopan santun.

Komentar Facebook