5 Cara Merawat Bayi Kelinci yang Baru Dilahirkan

5 Cara Merawat Bayi Kelinci yang Baru Dilahirkan

Bayi kelinci biasanya sangat sensitif dan lemah ketika baru lahir. Itulah mengapa bayi kelinci membutuhkan perhatian dan perawatan khusus. Meskipun induknya lebih tahu perawatan yang terbaik, tetapi tidak ada salahnya pemelihara atau peternak kelinci turut membantu merawat bayi kelincinya. Di bawah ini cara merawat bayi kelinci yang baru dilahirkan:

1. Sediakan Kotak sebagai Sarang

Tidak seperti kelinci dewasa, bayi kelinci umumnya dilahirkan tanpa bulu sama sekali di tubuhnya. Itulah mengapa bayi kelinci membutuhkan sarang untuk mendapatkan kehangatan. Sediakan kotak apapun yang bisa dijadikan induk serta bayinya untuk bersarang. Kotak ini selain memberikan kehangatan, juga dapat memberikan rasa aman untuk bayi kelinci dari serangan pemangsa.

Bacaan Lainnya

Kotak yang digunakan sebagai sarang sebaiknya berukuran lebih besar dari induknya, serta memiliki penutup agar bayi kelinci tidak keluar. Tambahkan segenggam rumput atau jerami sebagai alas, kemudian letakkan handuk bersih di atasnya. Kotak tersebut harus diletakkan di tempat yang sepi dan gelap untuk menghindari induk dan bayi kelinci mengalami stres.

Baca Juga : Cara Membuat Kandang Kelinci dari Paralon yang Nyaman

2. Pastikan Bayi Kelinci Tetap Hangat

Meskipun kotak dapat memberikan kehangatan, namun bayi kelinci tetap harus dipastikan mendapatkan kehangatan yang aman dan cukup. Untuk mendapatkan kehangatan yang aman, masukkan air hangat ke dalam botol air panas. Setelah itu letakkan botol tersebut di bawah handuk atau alas tempat induk dan bayi kelincinya bersarang.

Kehangatan tambahan juga bisa diperoleh dengan menambahkan dua handuk yang tebal dan lembut pada bagian alas sarang. Buatlah lipatan pada salah satu handuk sebagai tempat bayi kelinci untuk bersembunyi. Sebenarnya cara ini tidak wajib untuk dilakukan. Tetapi karena bayi kelinci sangat rentan kedinginan, maka tidak ada salahnya menambahkan kehangatan tersebut.

3. Pastikan Bayi Kelinci Mendapatkan Susu

Kelinci biasanya melahirkan banyak anak, sehingga terkadang ada bayi kelinci yang tidak bisa mendapatkan susu secara maksimal dari induknya. Terlebih di beberapa kasus kadang ditemukan induk kelinci yang menolak untuk menyusui bayinya. Oleh karena itu, bayi kelinci yang tidak mendapatkan susu dari induknya harus diberikan susu pengganti.

Susu pengganti yang bisa diberikan pada bayi kelinci dapat berupa susu formula yang biasanya dapat dikonsumsi oleh kucing dan anjing. Pastikan susu tersebut tidak mengandung susu sapi di dalamnya karena kandungannya tidak baik untuk bayi kelinci. Berikan susu tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari seperti layaknya induk kelinci menyusui anaknya.

Baca Juga : Penting! 5 Penyebab Bulu Kelinci Rontok, Pengetahuan Bagi Pemilik Kelinci

4. Jaga Kebersihan Sarang

Bayi kelinci biasanya hanya buang air di dalam sarang sampai tubuhnya cukup kuat untuk memanjat keluar sarang sendiri. Itulah mengapa cara merawat bayi kelinci dengan selalu rutin membersihkan sarangnya ini sangat penting untuk dilakukan. Selain membersihkan sarang dari kotoran, handuk dan alas yang kering di dalam sarang juga perlu diganti.

Tidak ada aturan khusus kapan harus membersihkan sarang ini. Tetapi ada baiknya pembersihan sarang ini dilakukan sesering mungkin. Sebab sarang yang kotor dapat mempengaruhi kondisi kesehatan, baik untuk induk maupun bayi kelincinya. Sarang yang bersih akan membuat bayi kelinci bahagia serta terhindar dari stres.

5. Perkenalkan Bayi Kelinci pada Makanan Kelinci

Ketika berusia dua minggu setelah dilahirkan, bayi kelinci dapat diperkenalkan pada makanan kelinci seperti pelet. Selama kurun waktu tersebut, bayi kelinci akan mengurangi asupan air susu dan meningkatkan konsumsinya untuk mengunyah pelet secara perlahan. Tetapi meskipun begitu, bayi kelinci tetap tidak boleh berhenti menyusu hingga berusia 8 minggu setelah dilahirkan.

Selain itu, meskipun ketika dewasa kelinci makan sayuran hijau, tetapi makanan tersebut justru tidak boleh diberikan pada bayi kelinci. Hal ini dikarenakan bayi kelinci bisa menderita komplikasi pencernaan karena mengkonsumsi sayuran tersebut. Sayuran baru bisa diberikan sedikit demi sedikit ketika bayi kelinci telah berusia 2 bulan.

Baca Juga : Kenapa Kelinci Cepat Mati Ini Jawabannya

Itulah 5 cara merawat bayi kelinci yang baru dilahirkan. Dalam perawatan, hindari memegang bayi kelinci yang baru lahir secara langsung dengan tangan. Hal ini dikarenakan bayi kelinci sangat rentan terhadap bakteri dan penyakit. Memegang bayi kelinci hanya diperbolehkan ketika usianya sudah mencapai 8 minggu.

Pos terkait